Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Sofifi

Sekprov Maluku Utara Bilang Begini Soal Rancangan APBD Induk Tahun 2024 Sebesar Rp 4,2 Triliun

Meski PAD minim di 2023, namun Pemprov Maluku Utara merancang APBD Induk 2024 sebesar 4,2 triliun

Penulis: Sansul Sardi | Editor: Munawir Taoeda
Dok Humas DPRD Maluku Utara
ANGGARAN: Sekprov Maluku Utara, Samsuddin A Kadir saat memberikan pidato di Rapat Raripurna penjelasan pendatang dokumen KUA-PPAS APBD tahun 2024. 

TRIBUNTERNATE.COM, SOFIFI - Pemprov Maluku Utara merancang APBD Induk tahun 2024 sebesar Rp 4,2 trilun.

Di mana besaran tersebut berlandaskan, progres pendapatan yang terus meningkat.

Kepada TribunTernate.com, Sekprov Maluku Utara, Samsuddin A Kadir mengatakan.

Betul, Pendapatan Asli Daerah (PAD) Pemprov Maluku Utara 2023 sangat minim.

Baca juga: Pemkab Halmahera Tengah Berangkatkan 20 Jamaah untuk Umroh

Akan tetapi, kenapa harus APBD Induk 2024 dirancang anggaranya Rp 4,2 trilun?.

Hal itu karena dilihat adanya progres pendapatan, yang terus meningkat seperti dana bagi hasil.

"Makanya itu, kita pasang target pendapatan tahun depan seperti itu."

"Untuk bagaimana OPD di bidang pengelolaan pendapatan, bisa memacu peningkatan, "pintanya, Jumat (1/12/2023).

"Bahkan PAD kita ini tiga tahun lalu berjalannya mulai dari Rp 300 miliar."

"Kemudian naik ke Rp 600 miliar, dan kemudian menjadi Rp 800 miliar."

"Hanya saja, kita keteteran di tahun 2022. Di mana memasang target Rp 6,1 triliun."

"Tetapi di Perubahan 2023, diturunkan menjadi Rp 3,8 triliun, "sambungnya.

Maka dari itu, pihaknya berencana dalam satu Minggu ke depan.

Akan selesai membahas dokumen KUA-PPAS, untuk segera lakukan pengesahan APBD Induk 2024.

"Tak terlambat dan tak masalah, karena ketentuan KUA-PPAS batas sampai November."

Halaman
12
Sumber: Tribun Ternate
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved