Sofifi
Ternyata Ini yang Bikin Pemprov Maluku Utara Belum Lunasi DBH Kabupaten/Kota
Kurang lebih Rp 500 miliar yang harus diberikan Pemerintah Pusat ke Pemprov Maluku Utara dari tiga mata anggaran yakni DAK, DAU dan DBH
Penulis: Sansul Sardi | Editor: Munawir Taoeda
TRIBUNTERNATE.COM, SOFIFI - Anggaran daerah Pemprov Maluku Utara, senilai Rp 500 miliar lebih tertahan di Pemerintah Pusat.
Diketahui anggaran tersebut merupakan, hak daerah yang belum direalisasikan hingga saat ini.
Hal ini disampaikan Sekprov Maluku Utara, Samsuddin A Kadir saat dikonfirmasi TribunTernate.com, Minggu (3/12/2023).
Dikatakan, anggaran kurang bayar ini terdiri dari Dana Bagi Hasil (DBH) kurang lebih Rp 290 miliar.
Baca juga: Antisipasi Lonjakan Penumpang, Pelni Ternate Siapkan 5 Armada Jelang Libur Nataru
Sedangkan Dana Alokasi Khusus (DAK) dan Dana Alokasi Khusus (DAU), belum diketahui besarannya.
"Kurang bayar ini jika ditotalkan baik DBH, ada juga DAK serta DAU sekitar Rp 500 miliar lebih, "ucapnya.
Menurutnya, saat ini Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Maluku Utara, Ahmad Purbaya telah di Jakarta.
Baca juga: Pj Bupati Morotai: Jangan Boikot Aktivitas Pemdes Seenak Jidat, Sabar Sedikit DD dan DBH Pasti Cair
Untuk mengurus dana kurang bayar ini, agar secepatnya direalisasikan atau dicairkan.
"Jika dana bayar ini bisa direalisasikan di akhir tahun, maka segera juga dilakukan pembayaran utang."
"Terutama utang DBH ke Kabupaten/Kota, yang sejauh ini belum terealisasi 100 persen. "ujarnya. (*)
Dana Bagi Hasil (DBH)
Dana Alokasi Khusus (DAK)
Dana Alokasi Umum (DAU)
Samsuddin A Kadir
Maluku Utara
Tribun Ternate
DPRD Maluku Utara Tinjau Pagar SMK N 2 Tidore yang Ambruk: Segera Usulkan Perbaikan |
![]() |
---|
Pj Gubernur Maluku Utara Minta Seluruh OPD Siap Hadapi Transisi Pemerintahan |
![]() |
---|
Kondisi Panti Asuhan PSAA Budi Sentosa di Ternate Memprihatinkan, Zen Kasim : Akan Direnovasi |
![]() |
---|
BPKAD Warning 7 OPD di Pemprov Maluku Utara yang Belum Serahkan Laporan Keuangan |
![]() |
---|
Akademisi Maluku Utara Dorong Seleksi Terbuka dalam Pembentukan Kabinet Sherly Laos - Sarbin Sehe |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.