Arti Hari Ibu di Mata Ketua TP PKK Morotai Nurlela Muhammad Umar Ali
Hari Ibu merupakan momen istimewa untuk mengungkapkan rasa terima kasih, penghormatan, apresiasi dan penghargaan kita yang terdalam
Penulis: Fizri Nurdin | Editor: Munawir Taoeda
TRIBUNTERNATE.COM, MOROTAI - Arti Hari Ibu ke 95 tahun 2023, di mata Ketua TP PKK Pulau Morotai, Nurlela Muhammad Umar Ali.
Mengambil venue di Gedung Islamic Center, TP PKK Pulau Morotai gelar acara peringati Hari Ibu, Jumat (22/12/2023).
Acara dengan tema 'Perempuan Berdaya, Indonesia Maju', dihadiri Pj Bupati Pulau Morotai, Muhammad Umar Ali.
Ketua TP PKK Pulau Morotai, Nurlela Muhammad Umar Ali, Pimpinan OPD serta seluruh pengurus TP PKK se Kabupaten.
Baca juga: Peran Perempuan di Morotai Dianggap Sukses
"Hari Ibu merupakan momen istimewa untuk
mengungkapkan rasa terima kasih, penghormatan, apresiasi dan penghargaan kita yang terdalam, atas pengabdian tanpa pamrih yang dilakukan para ibu, "tutur Nurlela membuka sambutanya.
Olehnya itu, lanjut Nurlela, berkaitan dengan Hari Ibu, ia mengajak siapapun untum bersama-sama melihat berbagai pengabdian yang telah dilakukan para Ibu.
Seiring berkembangnya zaman, para Ibu kini tidak hanya mengurus pekerjaan rumah tangga, tetapi telah bertransformasi ke berbagai bidang, turut serta berperan dalam pembangunan bangsa.
Hal tersebut, bagi Nurlela, merupakan keberhasilan patut disyukuri yang terus ditingkatkan.
"Sebagai ibu-ibu, kita memiliki peran penting untuk ikut serta mengangkat derajat masyarakat, bangsa dan negara terutama daerah tercinta kita, di Morotai," harapnya.
Menurutnya, dikehidupan demokrasi saat ini, secara bersamaan diiringi juga dengan arus globalisasi dan kemajuan teknologi informasi.
Maka peran serta para ibu harus dapat di jaga sepenuhnya, dengan cara merawat situasi kondusif, di dalam keluarga, maupun dalam kehidupan bermasyarakat.
Dikatakan Nurlela, TP PKK Pulau Morotai sebagai mitra kerja pemerintah, didalamnya sebagian besar anggotanya terdiri dari para ibu, haruslah mampu menjadi pelopor dan pembaharu inspiratif.
"Pola pendekatan pemberdayaan keluarga bertumpu pada penggerakan peran serta masyarakat harus menjadi ciri khas tim penggerak PKK dalam berbagai aspek pembangunan, "pesannya.
Hal ini, tambah Nurlela, akan menjadi modal sosial sungguh besar dalam proses pembangunan.
Berbagai kegiatan pembangunan di daerah,
apapun bentuknya, kata dia, maka apabila disertai dengan dukungan peran serta dan gotong royong masyarakat, maka hasil dan dampaknya akan mempunyai nilai tambah luar biasa.
Buka Sarasehan Kebudayaan 2025, Wagub Malut Sarbin Sehe Dorong Penetapan Cagar Budaya |
![]() |
---|
Karena Dinyatakan Tidak Lulus, Belasan Calon PPPK T.A 2024 Mengadu ke DPRD Kepulauan Sula |
![]() |
---|
Disperindagkop Halmahera Timur Perketat Pengawasan Penjual Minyak Tanah |
![]() |
---|
Tim Labfor Polda Sulawesi Utara Olah TKP Rumah Terbakar di Desa Kilong Taliabu |
![]() |
---|
Soal Temuan BPK di Bagian Kesra Tidore, Sahnawi Ahmad Bilang Begini |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.