Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Pencaker Meningkat, Jumlah Pengangguran Terbuka di Tidore Turun

Karena Pencaker meningkat, alhasil jumlah pengangguran terbuka di Kota Tidore Kepulauan turun

Penulis: Faisal Amin | Editor: Munawir Taoeda
Tribunternate.com/Faisal Amin
PENCAKER: Kantor Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kota Tidore Kepulauan. 

TRIBUNTERNATE.COM, TIDORE - Angka pengangguran terbuka, di Kota Tidore Kepulauan pada 2023 sebesar 2,8 persen.

Angka ini dikalim turun dari tahun-tahun sebelumnya, dibanding dengan angka pengangguran Maluku Utara sebesar Rp 3 persen.

Hal itu disampaikan Kepala Dinas Ketenaga Kerjaan dan Transmigrasi Kota Tidore Kepulauan, Ruslan A Wahid.

"Secara Nasional, angka pengangguran berada di kisaran 5 persen lebih."

Baca juga: Kunjungan Wisatawan Nusantara ke Tidore Naik, Ada 38 Ribu Orang Datang Sepanjang 2023

"Kalau Maluku Utara diangka 3 persen, dan kita dibawah itu yaitu 2,8 persen, "ungkapnya, Jumat (29/12/2023).

Jumlah tersebut berbanding dengan jumlah tenaga kerja kota Tidore Kepulauan secara presentase saat ini capai 75 ribu.

Dan usia angkatan kerja didonimasi pekerja usia produktif, yakni di usia 15 sampai 40 tahun.

Menurunya angka pengangguran di Kota Tidore Kepulauan ini seiring dengan ketersediaan lapangan kerja di Maluku Utara.

Dari tiga tahun terakhir, jumlah Pencari Kerja (Pencaker) di Kota Tidore Kepulauan terus meningkat

Pada 2021, jumlah Pencaker sebanyak 2100 orang. Dan terus naik 2300 orang pada 2022.

Baca juga: Tutup Turnamen Voli di Oba Utara, Walkot Tidore: Olahraga Adalah Wadah Kembangkan SDM

"Dan di Minggu ke tiga 2023 ini, peningkatannya cukup signifikan, yakni 400 orang lebih, "tuturnya.

Pencaker ini didominasi mendaftar ke perusahaan pertambangan, disejumlah Kabupaten.

Dan paling banyak menampung para Pencaker ialah, perusahaan di Halmahera Tengah. (*)

Sumber: Tribun Ternate
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved