Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

BKKBN Malut

Peranan Duta Genre dalam Menginspirasi Pencegahan Stunting Remaja

Peranan Duta Genre dalam menginspirasi pencegahan Stunting ke remaja di Kota Ternate, Maluku Utara

Editor: Munawir Taoeda
Peranan Duta Genre dalam Menginspirasi Pencegahan Stunting Remaja - Duta-Genre-Maluku-Utara-lakukan-podcast-di-Tribunternatecom.jpg
Dok Humas BKKBN Maluku Utara
PROGRAM: Duta Genre Maluku Utara lakukan podcast di Tribunternate.com, Jumat (23/02/2024).
Peranan Duta Genre dalam Menginspirasi Pencegahan Stunting Remaja - Suasana-Duta-Genre-Maluku-Utara-lakukan-podcast-di-Tribunternatecom.jpg
Dok Humas BKKBN Maluku Utara
PROGRAM: Suasana Duta Genre Maluku Utara lakukan podcast di Tribunternate.com, Jumat (23/2/2024)

TRIBUNTERNATE.COM, TERNATE - Remaja merupakan harapan dan garda terdepan, dalam membentuk karakter bangsa.

Yang berkualitas untuk menuju Generasi Emas di tahun 2045, dengan berperan aktif mendukung upaya percepatan penurunan Stunting di Indonesia.

Oleh karena itu, remaja saat ini tentu saja membutuhkan penanganan dan informasi seluas-luasnya mengenai upaya-upaya penurunan dan pencegahan Stunting sedari dini.

Salah satu program dari Generasi Berencana (Genre) yang digagas oleh BKKBN Maluku Utara.

Baca juga: Remaja Berpengaruh: Peran Strategis Duta GenRe

Terdapat rencana kerja pencegahan stunting yang disebut Implementasi Nyata Genre Cegah Stunting (INI GENTING).

Implementasi Nyata Genre Cegah Stunting salah satunya adalah meningkatkan status gizi dan kesehatan remaja dalam upaya percepatan penurunan stunting di Indonesia.

Merespon hal tersebut, Duta Genre Maluku Utara, Mudrika Abd. Asis Aji dan Nadya Zalsabilla Amari tidak kalah semangatnya.

Dalam mengkampanyekan dan mengedukasi kepada teman-teman sebayanya, melalui kegiatan Edukasi dan Aksi Gizi.

Serta Pencegahan Anemia pada Remaja yang dilaksanakan lewat Podcast bersama TribunTernate.com, Jumat (23/02/2024).

Berdasarkan Data Profil Kesehatan Indonesia (Kemenkes, 2022), cakupan pemberian Tablet Tambah Darah (TTD) pada remaja putri.

Untuk pencegahan anemia pada tahun 2021 adalah 31,3 persen, yang mana persentase terendah ada pada Maluku utara yaitu 2,1 persen.

"Rendahnya cakupan pemberian TTD pada remaja putri di Provinsi Maluku Utara, bisa saja disebabkan karena kurangnya pengetahuan mengenai anemia dan TTD ini."

"Remaja putri masih beranggapan bahwa TTD hanya untuk ibu hamil, "terang Mudrika, Duta Putra Genre Maluku Utara.

Lebih lanjut Mudrika menjelaskan, bahwa hal ini perlu ditindaklanjuti. Karena periode remaja merupakan salah satu periode paling kritis dalam perkembangan manusia dan status kesehatannya akan berdampak pada fase kehidupan berikutnya.

Sementara Nadya, Duta Putri Genre Maluku Utara mengatakan, "Kami, di sini sebagai perwakilan Duta Genre Maluku Utara mengajak teman-teman remaja untuk selalu memperhatikan kesehatan dan asupan gizi yang setiap harinya dikonsumsi."

Halaman
12
Sumber: Tribun Ternate
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Komentar

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved