Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Unkhair Ternate

Unkhair Ternate Teken MoU dengan Dinas Kesehatan Maluku Utara, Ini Tujuannya

Juga dilakukan penandatanganan Memorandum Of Agreement (MoA) antara Fakultas Kedokteran dengan Dinkes Maluku Utara

|
Editor: Ifa Nabila
Dok Humas Unkhair Ternate
Penandatangan MoU dan MoA antara Unkhair Ternate dan Dinkes Maluku Utara, Selasa (19/3/2024). 

TRIBUNTERNATE.COM, TERNATE - Universitas Khairun (Unkhair) melakukan penandatanganan nota kesepahaman atau memorandum of understanding (MoU) bersama Dinas Kesehatan Provinsi Maluku Utara (Malut), Selasa (19/3/2024).

Penandatangan MoU dalam rangka meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) ini berlangsung di lantai 3 Ruang Senat Kampus II Kelurahan Gambesi, Kecamatan Ternate Selatan, Kota Ternate, Maluku Utara.

Selain MoU dengan Unkhair Ternate, juga dilakukan penandatanganan Memorandum Of Agreement (MoA) antara Fakultas Kedokteran dengan Dinkes Maluku Utara.

Nota kesepahaman bersama bernomor 400.7.1/125-05/2024 dan nomor 340/UN44/KS.01/2024 ini ditandatangani langsung Rektor Unkhair Ternate M Ridha Ajam dan Dekan Fakultas Kedokteran (FK) dr. Liasari Armayn.

Penandatangan disaksikan oleh Wakil Rektor I membidangi Akademik Hasan Hamid, Wakil Rektor II Bidang Umum, Kepegawaian, dan Keuangan Abdullah W. Jabid, para dekan serta ketua lembaga di lingkup Unkhair Ternate.

M Ridha Ajam mengatakan, berbicara MoU adalah mengenai implementasi memanusiakan manusia, dalam hal ini yakni pendidikan dan kesehatan.

“Menyangkut memajukan sumber daya manusia dan layanan kesehatan membaik, maka fakultas kedokteran perlu melakukan koordinasi dengan Dinkes Malut,” ujarnya.

Kata Ridha Ajam, kerja sama ini untuk menguatkan bidang kesehatan dan pencegahan stunting.

“Berbicara stunting, hubungannya soal pola makan, pelayanan kepada ibu hamil (bumil). Termasuk sebelum menikah perlu ditangani demi mengatasi kasus stunting terjadi, ini dilakukan melalui kolaborasi bersama,” jelasnya.

Menurut M Ridha Ajam, sejak awal pihaknya mendorong agar Dinkes dan Unkhair Ternate bersama-sama melakukan riset/penelitian yang komprehensif terkait penanganan kasus stunting di Maluku Utara.

Ridha Ajam menjelaskan, aspek kajian akademis ini bisa ditawarkan dalam bentuk program dengan instansi kesehatan, termasuk Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek).

Menurutnya, Unkhair Ternate memiliki data base menyangkut beberapa kabupaten dan kota di Maluku Utara sehingga perlu adanya kolaborasi untuk kegiatan dan penganggaran.

“Sumber daya manusia dan kesehatan merupakan tanggung jawab bersama, kini dan jangka panjang demi masa depan lebih baik untuk daerah ini," pungkasnya. (*)

Sumber: Tribun Ternate
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved