Jumat, 10 April 2026
Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Sofifi

Minggu Depan Plt Gubernur Maluku Utara Buka Kembali Asesmen Enam OPD

Plt Gubernur Maluku Utara, Al Yasin Ali akan menggelar ulang asesmen dengan formasi Pansel yang baru dan berbeda

Penulis: Sansul Sardi | Editor: Mufrid Tawary
Tribunternate.com
Plt Gubernur Maluku Utara, M Al Yasin Ali 

TRIBUNTERNATE.COM,SOFIFI- Tak menerima hasil asesmen yang direkomendasikan tim Pansel, Plt Gubernur Maluku Utara, Al Yasin Ali akan menggelar ulang asesmen dengan formasi Pansel yang baru dan berbeda.

Pansel yang sebelumnya dipimpin oleh Prof. Husen Alting itu telah menyelesaikan tugasnya. Mereka bahkan sudah merekomendasikan masing-masing tiga nama pada enam OPD yang dilelang dalam asesmen tersebut, yakni Dinas PUPR, Dinas Perkim, Dinas Sosial, Dinas Pertanian, Brio Kesra, dan BPBJ.

Namun, hingga saat ini nama-nama tersebut tak kunjung diumumkan ke publik. Alih-alih menentukan satu dari tiga nama tersebut, Al Yasin justru memerintahkan BKD untuk melaksanakan asesmen ulang.

“Iya akan dilakukan asesmen ulang, karena gubernur tidak menyetujui tiga nama yang dberikan Pansel,”ujar Plt Kepala BKD Maluku Utara, Idwan Asbur, Sabtu (23/3/2024).

“Insya Allah minggu depan (asesmen ulang) dengan Pansel nama-nama yang baru,” sambungnya.

Baca juga: BPJS Keliling Hadirkan Layanan JKN dì Kantor Kejaksaan Negeri Ternate

Bahkan asesmen ulang ini diduga kuat lantaran peserta yang diharapkan Plt Gubernur Al Yasin tidak masuk dalam tiga besar sebagaimana rekomendasi Pansel. Hal ini pun memicu kekecewaan peserta seleksi lainnya.

“Kalau pada akhirnya seperti ini, tidak akan ada lagi yang ikut lelang jabatan, karena ujung-ujungnya Plt tidak terima hasil dari Pansel, kan percuma,” sesal salah satu peserta yang enggan namanya disebutkan.

Ia juga menegaskan harusnya Plt Gubernur secepatnya membuat pembatalan atas hasil lelang jabatan, bila dalam prosesnya mengabaikan kompetensi, kualifikasi, kepangkatan, pendidikan/latihan, rekam jejak dan integritas.

"Sekarang yang mana yang di abaikan, berarti Plt Gubernur akan berhadapan dengan Pansel, bahkan peserta yang merasa di rugikan atau di bohongi atas proses lelang kemarin," pungkasnya.

Perlu diketahui tak hanya gelar asesmen kembali, politisi senior PDI-P ini tidak lagi menggunakan Pansel sebelumnya, yang didalamnya terdapat orang-orang hebat seperti Prof. Husen Alting, Rektor Unkhair Ternate, M. Ridha Ajam.(*)

Sumber: Tribun Ternate
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved