Wisata Morotai
Indahnya Galo-galo dan Pulau Rao di Morotai Maluku Utara, Rekomendasi Wisata Libur Lebaran
Wisata yang ada di ujung Pasifik Morotai memang tak habis-habisnya jika di ulas.
Penulis: Fizri Nurdin | Editor: Mufrid Tawary
TRIBUNTERNATE.COM, MOROTAI - Wisata yang ada di ujung Pasifik Morotai memang tak habis-habisnya jika di ulas.
Karena Morotai merupakan salah satu pulau Indonesia di sisi timur berdekatan dengan negara Philipina, Selasa (9/4/20224).
Yang juga berada di tengah Samudera Pasifik itu, tempo dulu, merupakan lokasi basis militer pada Perang Dunia II.
Adanya peperangan tahun 1941-1944 itu, sehingga Morotai, kini kaya akan barang peninggalan bersejarah.
Selain menjadi wisata sejarah, dan kaya akan budaya, Morotai juga memiliki keunggulan wisata bahari.
Dengan keindahan pantai, dan bawah laut yang mempesona, dengan hamparan pasir putih yang halus.
Air laut yang jernih, serta terumbu karang sangat indah, merupakan daya tarik bagi wisatawan untuk melakukan snorkeling.
Sehingga, Desa-desa yang ada di pulau terluar itu, hampir seluruh memiliki lokasi wisata yang eksotis.
Diantaranya ialah Pulau wisata Galo-galo dan Puau wisata Posi-Posi Rao.
Dua desa pulau wisata ini, berlokasi di Perairan laut, Kecamatan Morotai Selatan dan Kecamatan Pulau Rao.
Destinasi wisata Pulau Galo-galo
Pulau Galo-galo merupakan salah satu desa di Morotai penghasil Ikan Garam (asin) yang juga sebagai pulau wisata.
Menariknya di pulau wisata ini juga masyarakatnya membudidayakan rumput laut sebagai mata pencaharian.
Selain itu, desa Galo-galo juga tidak kala jauh dengan wisatanya baik bawa lautnya maupun spot wisata lainnya.
Pulau ini juga banyak dikunjungi oleh para wisatawan lokal maupun mancanegara.
Desa Galo-galo memang sangat terkenal dengan ikan garamnya (asin) bahkan sampai ke pelosok Indonesia.
Sebuah Desa kecil ini letaknya di perairan laut kecamatan Morotai Selatan dikelilingi oleh beberapa pulau kecil.
Tanahnya pun berupa pasir halus putih terhampar di seluruh bagian pulau.
Karena Pulau ini sangat kecil maka mata pencaharian mereka adalah nelayan dan budidaya rumput laut.
Rumput laut merupakan salah satu sumber daya kelautan, ini juga merupakan modal bagi berkembangnya mata pencaharian nelayan, selain mencari ikan.
Di pulau wisata itu, kini sudah ada Homestay, sehingga bagi wisatawan yang berkunjung bisa langsung menginap di tempat itu.
Untuk menuju ke pulau Galo-galo wisatawan bisa mengambil rute di pelabuhan Imam Lastory, dan pelabuhan SpeedBoat Daruba.
Wisatawan bisa mengunakan SpeedBoat milik masyarakat dan tidak lama lagi pemerintah daerah Morotai menyediakan kapal laut untuk transportasi menuju ke pulau-pulau wisata yang ada di Morotai.
Wisata Pulau Galo-galo terdapat dua Pulau yaitu Galo-galo besar dan kecil. Galo galo besar berpenghuni sedangkan Galo galo kecil tidak berpenghuni.
Destinasi wisata Posi-Posi Rao

Desa wisata Posi-Posi Rao merupakan pulau yang memiliki aneka ragam wisata.
Yang dapat dinikmati wisatawan selain daya tarik utama Surfing yaitu diving, snorkeling.
Bermain perahu, dan kegiatan memancing dan berwisata dengan perahu wisata keliling pulau.
Desa Posisi Rao merupakan salah satu desa yang memiliki ombak yang besar.
Sehingga banyak wisatawan Mancanegara saat berkunjung pasti melakukan surfing.
Jika wisatawan berkunjung untuk bermalam, wisatawan juga tak perlu memikirkan tempat tinggal.
Sebab sudah ada homestay tersedia di Desa Posi-posi Rao, selayaknya di tempat wisata di daerah lainnya.
Salah satu destinasi Wisata Morotai, di Maluku Utara yang satu ini.
Akan jadi pembeda destinasi yang tidak ditemukan di tempat lain.
Karena ada satu tempat yang sangat unik, Dialah pantai batu kopi.
Ada sebuah batu yang dinamakan batu kopi, kenapa dinamakan batu kopi? karena mengeluarkan aroma khas kopi.
Jika wisatawan berkunjung ke wisata Pulau Rao sangatlah mudah.
Wisatawan bisa mengambil rute dari pusat kota Daruba, menuju Kecamatan Morotai Selatan Barat, tepatnya di Desa Wayabula.
Menuju ke Desa Wayabula, wisatawan bisa menggunakan kendaraan roda dua maupun roda empat.
Sesampainya di Desa Wayabula, disitu ada angkutan transportasi laut, yang disewakan oleh warga setempat, dinamakan ojek ketinting.
Ojek ketinting itu harganya terjangkau, per orang hanya dibebani biaya sebesar Rp 25 ribu.
Jarak tempuh dari Desa Wayabula ke Pulau Rao, kurang lebih 20 menit saja.
Di pulau Rao sendiri terdapat lima Desa, yang kini sudah menjadi satu kecamatan baru sebelumnya masih di kecamatan Morotai Selatan Barat.
Di sana wisatawan disuguhkan dengan wisata yang amat sangat indah, hampir semua lokasi memilih destinasi wisata.
Berikut Fasilitas yang tersedia di Desa Posi-posi Rao, Homestay, Snorkeling, Diving, Tracking, Air Terjun, dan Shopping Islands.(*)
27 Wisata Morotai Maluku Utara Dikenal Dunia yang Wajib Dikunjungi |
![]() |
---|
Berikut 13 Tarian Unik di Morotai Maluku Utara Selain Sejarah Perang yang Mendunia |
![]() |
---|
Wisata Kampung Bahari Morotai Ini Cocok Direkomendasikan untuk Berkunjung di Libur Lebaran |
![]() |
---|
2 Lokasi Wisata Morotai Berskala Internasional yang Asyik Dikunjungi Saat Libur Lebaran |
![]() |
---|
Pulau Kolorai Wisata Morotai Jadi Kampung Bahari, Rekomendasi Nyelam dan Snorkeling |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.