Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Pulau Taliabu

Banjir Genangi Lokasi SMAN 1 Taliabu Malut, Kepsek: Sebagian Guru Izin Karena Rumah Mereka Terendam

Hujan mengguyur Ibukota Bobong Kabupaten Pulau Taliabu, Maluku Utara sejak Minggu hingga Selasa (21/5/2024), berdampak

Penulis: Laode Havidl | Editor: Mufrid Tawary
Tribunternate.com / Laode Havidl
Ruangan kelas SMA Negeri 1 Pulau Taliabu Maluku Utara tergenang air akibat hujan deras. 

TRIBUNTERNATE.COM, TALIABU - Hujan mengguyur Ibukota Bobong Kabupaten Pulau Taliabu, Maluku Utara sejak Minggu hingga Selasa (21/5/2024), berdampak pada sejumlah wilayah tergenang air.

Tak hanya jalan dan pemukiman warga, beberapa perkantoran juga ikut terendam. Termasuk lokasi SMAN 1 Pulau Taliabu, di Desa Bobong.

Pantauan TribunTernate.com, halaman SMAN 1 Taliabu tergenang air hingga capai lutut orang dewasa. Pada beberapa ruang kelas pun sama.

Hal ini disebabkan curah hujan dengan intensitas cukup tinggi yang berlangsung lama. Di mana, lokasi setempat juga merupakan langganan banjir setiap tahun.

Kepala SMAN 1 Pulau Taliabu, Dahlan kepada TribunTernate.com mengatakan, pada Senin (20/5/2024) kemarin.

Hujan lebat menciptakan titik genangan air semakin tinggi di sekolah. Pasalnya, menganggu proses belajar mengajar.

"(Siswa) belum diliburkan, cuman proses belajar mengajar dan guru belum ada yang masuk mengajar di kelas," ungkap Dahlan.

Dahlan mengaku, Senin kemarin banyak guru yang izin tak masuk sekolah dengan alasan rumah mereka terendam banjir.

Baca juga: Pemkab Pulau Taliabu Maluku Utara Bagikan Ribuan Parcel pada Anak Stunting dan Ibu Hamil

"Dari 32 orang guru lebih separuh minta izin tidak hadir karena sakit dan rumahnya juga terendam banjir," ujarnya.

Sedangkan untuk sebagian guru laki-laki dan sejumlah siswa bersama-sama turun ke sejumlah titik genangan.

Mereka membersihkan sampah dari selokan yang membuat air meluap hingga ke pelataran kantor DPRD Taliabu, di Jl. Bundaran Ibukota Bobong.

Kendala lain, sambungnya, ruang guru dan ruangan kelas terendam air cukup tinggi.

Disaat yang sama, para pelajar menemukan seekor buaya yang masuk ke dalam ruang kelas.

"Kemudian di ruang kelas XI IPS ada anak buaya satu ekor di tangkap siswa laki-laki. Setelah menjelang 12.30 wit, hampir semua siswa-siswi basah baik celana dan roknya kemudian pulang meski bukan di jam pulang," pungkasnya. (*)

Sumber: Tribun Ternate
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved