Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Pulau Morotai

Dituding Tak Perhatikan Masalah Banjir di Desa Tiley, Ini Respons Kadis PUPR Morotai Maluku Utara

Kepala PUPR Pulau Morotai Maluku Utara Hairil Hi Hukum angkat bicara masalah banjir di kawasan persawahan Desa Tiley, Kecamatan Morselbar

Penulis: Fizri | Editor: Mufrid Tawary
Tribunternate.com / Fizri Nurdin
Kepala Dinas PUPR Kabupaten Pulau Morotai, Provinsi Maluku Utara, Hairil Hi Hukum, Kamis (27/6/2024) 

TRIBUNTERNATE.COM, MOROTAI - Kepala PUPR  Pulau Morotai Maluku Utara  Hairil Hi Hukum angkat bicara masalah banjir di kawasan persawahan Desa Tiley, Kecamatan Morotai Selatan Barat (Morselbar).

Menurutnya, banjir yang sering melanda kawasan persawahan Desa Tilei itu sudah terjadi sejak lama, walau sudah dibangun Bendungan oleh  Balai Kementerian PUPR.

Hal itu, kata dia, disebabkan karena pihak Balai tidak melakukan normalisasi sungai, sehingga terjadi pendangkalan di hulu sungai sehingga  menyebabkan banjir.

"PUPR Morotai sudah menganggarkan sebesar Rp 600 juta untuk normalisasi beberapa sungai termasuk di Desa Tilei," jelas Hairil, Kamis (27/6/2024).

Lanjutnya, PUPR Morotai tidak pernah lambat dalam penanganan masalah banjir.

Baca juga: Waspadai Krisis Ekonomi, Pemkab Morotai Malut Optimalkan Program Ketapang Bagi Petani & Nelayan

Hanya saja anggaran normalisasi sungai yang sudah diusulkan ke BPKAD belum direalisasi.

"Saya dan staf desa sudah turun langsung tinjau sungai Desa Tilei, dan saya sudah sampaikan ke Kades bahwa tinggal tunggu anggarannya baru kita kerjakan,"katanya.

"Jadi anggaran Rp 600 juta ini masuk dalam swakelola Dinas PUPR, dan kami harus menunggu alat yang lagi melayani permintaan jalan tani, pekerjaan yang dikerjakan ini melalui anggaran pemerintah dan pasti melalui mekanisme yang berlaku,"papar Hairil.

Ia lantas menyesalkan, berita yang dipublish karena tidak mencantumkan nama-nama sumber yang memberikan keterangan.

Di sesalkannya lagi, ia  tidak pernah dikonfirmasi terkait masalah tersebut.

"Yang saya heran dalam berita tersebut tidak tercantum nama orang yang diwawancarai, dan termasuk saya sendiri tidak pernah dikonfirmasi untuk mengambil keterangan,"pungkasnya. (*)

Sumber: Tribun Ternate
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved