Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Pulau Mororai

Sekda Morotai Maluku Utara Ingatkan Pemandu Wisata untuk Jaga Keselamatan Pengunjung

Untuk menjaga kelangsungan pembangunan sektor pariwisata di Pulau Morotai, Maluku Utara, persoalan keamanan dan kenyamanan merupakan syarat mutlak

Penulis: Fizri Nurdin | Editor: Munawir Taoeda
Tribunternate.com/Fizri Nurdin
PROGRAM: Sekda Pemkab Pulau Morotai, Maluku Utara, Muhammad Umar Ali saat menyampaikan sambutannya pada acara Pelatihan Pemandu Wisata Alam di D'aloha Resort Jababeka, Senin (1/7/2024) 

TRIBUNTERNATE.COM, MOROTAI - Sekda Pemkab Pulau Morotai, Maluku Utara, Muhammad Umar Ali, mengingat ke pengelola tempat wisata atau pemandu wisata agar menjaga keselamatan para wisatawan saat berkunjung.

Hal itu ditegaskannya saat membuka acara pelatihan pemandu Wisata Alam atau Pemandu Keselamatan Wisata Tirta.

Yang diselenggarakan Dinas Pariwisata Pulau Morotai di Resort Daloha Jababeka, Senin (01/7/2024).

"Jadi penting menjaga keselamatan dan kenyamanan pengunjung tempat wisata."

Baca juga: Daftar 25 Kosmetik Thailand Temuan BPOM dengan Kandungan Berbahaya, Kiss Beauty Hingga BEAUTE

"Sehingga tidak mementingkan pendapatan saja namun mengabaikan keselamatan,"ucapnya.

Menurutnya, untuk menjaga kelangsungan pembangunan pada sektor pariwisata di Pulau Morotai.

Persoalan keamanan dan kenyamanan merupakan syarat mutlak, bagi suksesnya penyelenggaraan pariwisata.

Itu diharuskan agar keamanan dan kenyamanan kegiatan wisata amatlah penting.

PROGRAM: Para peserta saat ikuti pelatihan yang di laksanakan Dinas Pariwisata Pulau Morotai, Maluku Utara di D'aloha Resort Jababeka, Senin (1/7/2024)
PROGRAM: Para peserta saat ikuti pelatihan yang di laksanakan Dinas Pariwisata Pulau Morotai, Maluku Utara di D'aloha Resort Jababeka, Senin (1/7/2024) (Tribunternate.com/Fizri Nurdin)

Karena aktivitas wisata tirta merupakan salah satu bagian dari daya tarik unggulan pariwisata Pulau Morotai.

Maka lanjutnya, pelatihan pemandu khusus petugas penyelamat atau pemandu wisata sangat penting.

Sarana dan prasarana yang memadai amatlah dibutuhkan, mengingat aktivitas wisata mengandung cukup banyak resiko.

"Saya tekankan pada aspek keterampilan pemandu wisata, diasah dengan baik melalui berbagai pelatihan."

"Dan secara bertahap kami Pemerintah akan terus berupaya untuk meningkatkan sarana dan prasarana pendukung, "pungkasnya.

Sementara, Ketua Panitia Pelaksana Kegiatan Pemandu Wisata Alam, Sri Haryanti Haya mengatakan.

Tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan, motivasi dan kompetensi para pemandu keselamatan wisata.

Agar dapat memenuhi standar kompetensi kerja nasional Indonesia (SKKNI).

"Peserta harus mengetahui dan memahami pengelolaan dan penanganan pencegahan kecelakaan."

Baca juga: Polres Halmahera Timur Maluku Utara Musnahkan 2,797 Liter Cap Tikus

"Kemudian peserta harus mengetahui dan memahami cara melakukan pertolongan, pada kecelakaan, "singkatnya.

Diketahui, kegiatan ini diikuti 40 peserta yang berlatar belakang dari pengelola objek daya tarik wisata Pulau Dodola, Pokdarwis, Army Dock rental dan komunitas guide Pulau Morotai.

Yang di antaranya Dive Morotai, Shark Diving Morotai, Gomo Five serta Morotai Trip. (*)

Sumber: Tribun Ternate
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved