Halmahera Selatan
Tinjau Warga Terdampak Banjir di Gane Timur, Bupati Halmahera Selatan Pastikan Tangani Rumah Rusak
Bupati Halmahera Selatan, Maluku Utara, Bassam Kasuba, meninjau warga terdampak banjir di Kecamatan Gane Timur.
Penulis: Nurhidayat Hi Gani | Editor: Mufrid Tawary
TRIBUNTERNATE.COM, BACAN - Bupati Halmahera Selatan, Maluku Utara, Bassam Kasuba, meninjau warga terdampak banjir di Kecamatan Gane Timur.
Giat peninjauan ini berlangsung pada Senin (1/7/2024) sore hingga malam hari.
Bassam tampak didampingi anggota DPRD Halmahera Selatan Farksi PKS, Humein Kiat, dan sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Pada kesempatan itu, politikus PKS ini menggelar tatap muka dengan puluhan warga terdampak banjir.
Bassam memastikan rumah-rumah warga yang dinyatakan rusak berat dan sedang, akan ditangani secepat mungkin.
"Kalau fasilitas publik yang rusak sudah dicatat. Insyaallah kita buat penananganan," katanya.
"Yang penting kebutuhan dasar seperti tempat tinggal cepat selesai, insyaallah," sambungnya.
Berdasarkan data BPBD Halmahera Selatan, warga terdampak banjir bandang di Kecamatan Gane Timur sebanyak 3.050 jiwa.
Baca juga: Disnakertrans Halmahera Selatan Tak Tangani 3 Buruh di PHK PT WP karena Demo May Day
BPBD juga menyatakan, 787 warga masih mengungsi lantaran rumah mereka rusak dihantam banjir.
Kepala Seksi Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Halmahera Selatan, Rahmat, Kamis (27/6/2024) lalu, mengatakan ribuan warga terdampak banjir itu tersebar di 8 desa.
Di antaranya, Desa Fida 136 jiwa, Kebun Raja 270 jiwa, Maffa 76 jiwa, Foya 585 jiwa, Kotalow 522 jiwa, Tobaru 671 jiwa, Foya Tobaru 303 jiwa dan Wayimily 417 jiwa.
"Di luar itu, di Desa Koititi, Kecamatan Gane Barat, ada 70 jiwa juga terdampak. Selanjutnya warga yang masih mengungsi itu 787 orang," kata Rahmat.
Banjir bandang di Kecamatan Gane Timur, dilaporkan terjadi sekitar pukul 01.30 WIT, Senin (24/6/2024) dinihari saat hujan deras.
Rahmat menyebut tidak ada korban jiwa dalam insiden bencana alam ini.Tetapi nilai kerugian materil, diprediksi cukup fantastis.
"Mereka yang mengungsi saat turun hujan di malam hari. Kalau siang warga kembali beraktivitas seperti biasa," tuturnya. (*)
| Polisi Perketat Pengawasan Mudik di Halsel–Ternate, Penumpang Wajib Tercatat di Manifes |
|
|---|
| Identitas Mayat Wanita Paruh Baya di Halmahera Selatan, Ditemukan Meninggal di Kebun |
|
|---|
| Polres Halmahera Selatan Lidik Praktik Illegal Logging di Gane Timur, 20 Kubik Kayu Ditahan |
|
|---|
| Kohati Desak Polres Halmahera Selatan Tindak Tegas 16 Terduga Pelaku Rudapaksa Siswi SMP |
|
|---|
| Belum Diperbaiki, Jembatan Ambruk di Halmahera Selatan Telan Korban |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ternate/foto/bank/originals/02072024_Bassamkasuba020724242.jpg)