Jumat, 1 Mei 2026
Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Halmahera Selatan

Tinjau Warga Terdampak Banjir di Gane Timur, Bupati Halmahera Selatan Pastikan Tangani Rumah Rusak

Bupati Halmahera Selatan, Maluku Utara, Bassam Kasuba, meninjau warga terdampak banjir di Kecamatan Gane Timur.

Tayang:
Penulis: Nurhidayat Hi Gani | Editor: Mufrid Tawary
Tribunternate.com/ Nurhidayat Hi Gani
Tampak Bupati Halmahera Selatan, Maluku Utara, Bassam Kasuba (kameja hitam) sedang berbincang dengan petugas saat meninjau warga terdampak banjir di Kecamatan Gane Timur. Basaam memastika rumah warga yang rusak akan ditangani, Selasa (2/7/2024). 

TRIBUNTERNATE.COM, BACAN - Bupati Halmahera Selatan, Maluku Utara, Bassam Kasuba, meninjau warga terdampak banjir di Kecamatan Gane Timur.

Giat peninjauan ini berlangsung pada Senin (1/7/2024) sore hingga malam hari.

Bassam tampak didampingi anggota DPRD Halmahera Selatan Farksi PKS, Humein Kiat, dan sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Pada kesempatan itu, politikus PKS ini menggelar tatap muka dengan puluhan warga terdampak banjir.

Bassam memastikan rumah-rumah warga yang dinyatakan rusak berat dan sedang, akan ditangani secepat mungkin.

"Kalau fasilitas publik yang rusak sudah dicatat. Insyaallah kita buat penananganan," katanya.

"Yang penting kebutuhan dasar seperti tempat tinggal cepat selesai, insyaallah," sambungnya.

Berdasarkan data BPBD Halmahera Selatan, warga terdampak banjir bandang di Kecamatan Gane Timur sebanyak 3.050 jiwa.

Baca juga: Disnakertrans Halmahera Selatan Tak Tangani 3 Buruh di PHK PT WP karena Demo May Day

BPBD juga menyatakan, 787 warga masih mengungsi lantaran rumah mereka rusak dihantam banjir.

Kepala Seksi Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Halmahera Selatan, Rahmat, Kamis (27/6/2024) lalu, mengatakan ribuan warga terdampak banjir itu tersebar di 8 desa.

Di antaranya, Desa Fida 136 jiwa, Kebun Raja 270 jiwa, Maffa 76 jiwa, Foya 585 jiwa, Kotalow 522 jiwa, Tobaru 671 jiwa, Foya Tobaru 303 jiwa dan Wayimily 417 jiwa.

"Di luar itu, di Desa Koititi, Kecamatan Gane Barat, ada 70 jiwa juga terdampak. Selanjutnya warga yang masih mengungsi itu 787 orang," kata Rahmat.

Banjir bandang di Kecamatan Gane Timur, dilaporkan terjadi sekitar pukul 01.30 WIT, Senin (24/6/2024) dinihari saat hujan deras.

Rahmat menyebut tidak ada korban jiwa dalam insiden bencana alam ini.Tetapi nilai kerugian materil, diprediksi cukup fantastis.

"Mereka yang mengungsi saat turun hujan di malam hari. Kalau siang warga kembali beraktivitas seperti biasa," tuturnya. (*)

Sumber: Tribun Ternate
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved