Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Derap Nusantara

Menggugah Kepedulian Generasi Muda untuk Kelestarian Mangrove

BLDF bahkan sudah menyumbang 1 juta mangrove untuk sejumlah daerah, yang sebagian besar diarahkan di Mangunharjo

Editor: Munawir Taoeda
Dok ANTARA
Tiga narasumber pada Lokakarya Mangrove yang digelar menyambut Hari Mangrove Sedunia di Pantai Mangkang Semarang, Rabu (24/7/2024) yaitu Jehremi Owen, penerima Kalpataru Bapak Sururi, dan Guru Besar UGM Prof Sudharto P Hadi. ANTARA/Budhi Santoso (ANTARA) 

Mahasiswa tingkat akhir di Avans University of Applied Science, Breda, Belanda, itu membagikan cara serta wawasan terkait penggunaan media sosial untuk membagikan inspirasi mengenai kesadaran lingkungan.

Anak muda memang melekat dengan label penggagas serta penggerak perubahan. Dan pada era digital ini memungkinkan untuk membagikan lebih banyak konten positif, menginspirasi banyak orang untuk turut serta ambil bagian dalam upaya pelestarian lingkungan.

Gaya hidup

Menurut Owen yang mempunyai 2,8 juta subscriber itu, mencintai lingkungan harus menjadi gaya anak muda sekarang yang dimulai dari hal kecil, seperti menghindari penggunaan plastik, sampai ikut dalam setiap aksi penanaman pohon.

Bersama puluhan mahasiswa, Owen menanam 2.500 mangrove jenis Rhizopora di lokasi penanaman di Desa Mangkang Wetan yang mempunyai ketinggian air 60 sampai 100 cm.

Lokakarya itu sengaja diselenggarakan di dekat lokasi pembibitan mangrove, sehingga peserta dapat melihat secara langsung dampak ekologis mangrove yang menjadikan area pesisir lebih tahan abrasi dan banjir rob.

Director Communications BLDF Mutiara Diah Asmara mengatakan, sejak 2008, BLDF mendukung upaya pelestarian mangrove oleh Sururi yang mulai merintis hutan mangrove sejak 1997.

BLDF bahkan sudah menyumbang 1 juta mangrove untuk sejumlah daerah, yang sebagian besar diarahkan di Mangunharjo.

Diharapkan, lewat lokakarya itu bisa membantu menemukan generasi-generasi penerus baru yang senantiasa berkomitmen menjaga lingkungan hidup yang berkelanjutan.

Sururi pada acara itu menjelaskan, sebagai tanaman kaya manfaat, mangrove dapat tumbuh alami di pesisir, namun tingkat harapan hidupnya rendah karena pengaruh pasang-surut air laut.

Ayah enam orang anak itu berharap perjuangan bersama Kelompok Tani Mangrove Lestari dapat menginspirasi generasi muda untuk terjun sebagai pelestari mangrove. (*)

(ANTARA/Budhi Santoso,24 Jul 2024)

Sumber: Tribun Ternate
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Komentar

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved