Halmahera Selatan
Ditransker Halmahera Selatan Dapat Tambahan Kuota Pelatihan Tenaga Skill dari Pemprov Maluku Utara
Ditransker Halmahera Selatan mendapat tambahan kuota peserta pelatihan tenaga kerja skill dari Pemprov Maluku Utara sebanyak 15 orang
Penulis: Nurhidayat Hi Gani | Editor: Sitti Muthmainnah
TRIBUNTERNATE.COM, BACAN - Dinas Transmigrasi dan Tenga Kerja (Ditransker) Halmahera Selatan mendapat tambahan kuota peserta pelatihan tenaga kerja skill dari Pemprov Maluku Utara.
Ditransker sebelumnya, mendapat kuota pelatihan tenaga skill dari Balai Latihan Kerja (BLK) Maluku Utara sebanyak 20, sementara melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Maluku Utara menambah sebanyak 15.
Plt Kepala Ditransker Halmahera Selatan, Noce Totononu mengatakan, kuota pelatihan kerja dari Pemprov Maluku Utara dan BLK itu diperuntuhkan kepada putra-putri daerah.
Di mana lanjutnya, putra-putri daerah akan diberi pelatihan alat berat beberapa bulan ke depan untuk mendapat sertifikat dan dipergunakan mendaftar di perusahaan tambang sebagai tenaga skill.
Baca juga: Ketum Golkar Bahlil Lahadalia Tunjuk Citra - Utu Bertarung di Pilkada Taliabu Maluku Utara 2024
“Setelah BLK memberikan kuota 20 orang, kita juga dapat jatah dari Disnakertrans Maluku Utara sebanyak 15 orang untuk ikut pelatihan alat berat," katanya, Minggu (25/8/2024).
Noce menyebut, jadwal pelatihan alat berat yang digelar BLK, dimulai awal bulan Oktober 2024. Sedangkan, jadwal pelatihan yang digelar Disnakertrans Maluku Utara, pada awal bulan September 2024.
“Jadi pelatihan dilaksanakan dua tahap, pertama awal bulan September dilaksanakan Disnakertrans Maluku Utara dan pada awal bulan Oktober oleh BLK," ungkapnya.
Baca juga: Banjir Bandang Kelurahan Rua Ternate Maluku Utara, BNPB: 10 Unit Rumah Rusak Berat
Noce mengungkapkan rasa syukurnya atas penambahan kuota pelatihan tenaga skill yang diberikan Pemprov Maluku Utara dan BLK, meski jumlahnya belum sebanding.
Oleh sebab itu, ia menyampaikan permohanan maaf kepada masyarakat Halamahera Selatan, karena kuota yang diajukan tak semuanya terakomodir.
Meski begitu, Noce memastikan pelatihan tenaga skill akan dilakukan secara bertahap oleh Pemkab Halmahera Selatan.
"Bertahap dilaksanakan, karena tidak mungkin semua (kuota yang diusulkan) terakomodir," ujarnya.
Noce mengimbau, masyarakat Halmahera Selatan yang berkeinginan mengikuti pelatihan alat berat, agar segera mendaftarkan diri ke kantor Ditransker.
Karena, pembukaan pelatihan untuk kuota dari BLK dan Pemprov Maluku Utara, terhitung Senin (26/8/2024).
"Persyaratan membawa Ijasah terkahir. Bisa langsung mendaftar ke Ditransker," imbuhnya. (*)
| Jabat Kasat Reskrim Polres Hakmahera Selatan, Iptu Wahyu Dorong Profesionalisme Penyidik |
|
|---|
| Akses Tani Lebih Lancar, Jembatan di Kaireu Halsel Diresmikan |
|
|---|
| 22 Penerima Hibah Tak Ditemukan, Praktisi Desak APH Selidiki Dana Rp5,2 Miliar di Halsel |
|
|---|
| Partai Gelora Rombak Pengurus di Halmahera Selatan, Jaya Lamusu Geser Posisi Husein Said |
|
|---|
| Dua Pekan Pasca Puting Beliung, Rumah Warga Makian Belum Diperbaiki Pemkab Halsel |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ternate/foto/bank/originals/Disnaker-Halmahera-Selatan-seriusi-Kasus-Pinjol-Oknum-HRD.jpg)