Banjir di Ternate
Daftar 26 Korban Banjir Kelurahan Rua Ternate Maluku Utara, Hingga Kesaksian Peristiwa Mencekam
Gazali menjelaskan, saat kejadian ia bersama rekannya Taslim (18) terbangun akibat mendengar suara gemuruh
TRIBUNTERNATE.COM, TERNATE - Berikut daftar 26 korban banjir bandang Kelurahan Rua, Kecamatan Pulau Ternate, Kota Ternate, Maluku Utara yang terindetifikasi.
Sejumlah korban peristiwa banjir bandang di Kelurahan Rua, Kecamatan Pulau Ternate, Kota Ternate, Maluku Utara berhasil dievakuasi.
Saat dievakuasi, terdapat korban luka-luka hingga dalam keadaan meninggal dunia akibat tertimbun material lumpur.
Baca juga: Rizal Marsaoly: Korban Meninggal Dunia Banjir Bandang di Ternate Maluku Utara Karena Patah Tulang
Pencarian dan evakuasi korban banjir bandang pada hari pertama dihentikan sementara pada pukul 18.00 WIT kemarin, dan dilanjutkan pada Senin (26/8) hari ini.
Evakuasi yang dilakukan oleh tim gabungan, TNI/Polri, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPDP) Kota Ternate, dan Tim SAR ini menggunakan alat berat eksavator.
Sementara, pendataan jumlah korban masih terus dilakukan oleh pihak terkait.
Terbaru, tercatat ada 26 korban banjir bandang ini, dengan rincian 15 korban meninggal dan telah ditemukan, 4 korban hilang, dan 7 korban alami luka-luka.
Berikut data korban meninggal dunia akibat banjir bandang di Ternate, berdasarkan data Kelurahan Rua:
- Nama : Ila Abas
Usia : 49 Tahun
J/K : Perempuan
Status : Sudah Ditemukan - Nama : Riyandi Rismon
Usia : 26 Tahun
J/K : Laki-laki
Status : Sudah ditemukan - Nama : Rafka Rismon
Usia : 10 Tahun
J/K : Laki – Laki
Status : Sudah Ditemukan - Nama : Ramon Djais
Usia : 41 Tahun
J/K : Laki – Laki
Status : Sudah ditemukan - Nama : Tarisa Cahya Ramadhan mahasiswi IAIN
Usia : 22 Tahun
J/K : Perempuan
Status : Sudah ditemukan - Nama : Amir Taib
Usia : 52 Tahun
J/K : Laki-laki
Status : Sudah ditemukan - Nama : Amina Hasan
Usia : 30 Tahun
J/K : Perempuan
Status : Sudah ditemukan - Nama : Dirga Amir
Usia : 13 Tahun
J/K : Laki – Laki
Status : Sudah ditemukan - Nama : Asifa Amir
Usia : 11 Tahun
J/K : Perempuan
Status : Sudah ditemukan - Nama : Dilan Amir
Usia : 5 Tahun
J/K : Laki – Laki
Status : Sudah ditemukan - Nama : Aburizal Iksan
Usia : 13 Tahun
J/K : Laki – Laki
Status : Sudah ditemukan - Nama : Hasim M Dzen
Usia : 55 Tahun
J/K : Laki – Laki
Status : Sudah ditemukan - Nama : Hadija Utuh
Usia : 52 Tahun
J/K : Perempuan
Status : Sudah ditemukan - Nama : Siti Hasyim
Usia : 22 Tahun
J/K : Perempuan
Status : Sudah ditemukan - Nama : Wan Abdullah
Usia : 58 Tahun
J/K : Laki-laki
Status : Sudah ditemukan
Daftar Korban yang Belum Ditemukan, Masih Dalam Proses Pencarian:
- Nama : Awan Alimudin
Usia : 64 Tahun
J/K : Perempuan
Status : Belum ditemukan - Nama : Farah Hasyim
Usia : 19 Tahun
J/K : Perempuan
Status : Belum ditemukan - Nama : Minanti Musa
Usia : 39 Tahun
J/K : Perempuan
Status : Belum ditemukan - Nama : Ajana Roman
Usia : 5 Tahun
J/K : Perempuan
Status : Belum ditemukan
Daftar Korban Luka-luka:
- Nama : Rismon Latif
Usia : 52 Tahun
J/K : Laki-laki - Nama : Ribi Rismon
Usia : 15 Tahun
J/K : Perempuan - Nama : Wati Asman
Usia : 48 Tahun
J/K : Perempuan - Nama : M Putra Roman
Usia : 15 Tahun
J/K : Laki-laki - Nama : Trizena
Usia : 7 Tahun
J/K : Perempuan - Nama : Dewi Husen
Usia : 38 Tahun
J/K : Perempuan - Nama : Wanisai
Usia : 54 Tahun
J/K : Perempuan
Kesaksian Korban Selamat
Bencana banjir bandang di Kelurahan Rua, Kecamatan Pulau Ternate, Kota Ternate, Maluku Utara menjadi perisitiwa mencekam bagi warga.
Seperti halnya yang dirasakan Gazali (20), salah satu korban yang selamat dari peristiwa tersebut.
Diketahui, Gazali (20) dan rekannya Taslim (18) tinggal serumah dengan Tarisa Cahya Ramadhan (20), mahasiswi IAIN Ternate yang juga menjadi korban meninggal dunia.
Gazali menjelaskan, saat kejadian ia bersama rekannya Taslim (18) terbangun akibat mendengar suara gemuruh.
“Kan saya sama Taslim dalam keadaan tidur terus ada bunyi gemuru, saya bangun dan tanya ke Taslim ada bunyi apa itu," jelas Gazali, Senin (26/8/2024).
Lanjutnya, saat ingin keluar, Gazali melihat pintu kamar telah dipenuhi lumpur banjir. Karena panik, ia kemudian memecahkan jendela untuk menyelamatkan diri.
"Pas saya mau keluar ternyata di muka kamar sudah ada lumpur, saya lalu kasih pecah kaca jendela dan lari lewat jendela” aku Gazali dengan wajah sedih, Senin (26/8/2024).
Gazali mengaku, ingin berlari ke kamar Tarisa Cahya Ramadhan, namun suasana rumah gelap dan mencekam ditambah derasnya lumpur, membuat dia dan rekannya terpaksa keluar untuk menyelamatkan diri.
“Kami lalu berlari ke arah Kastela, lalu dengar di luar rumah orang teriak-teriak,” akuinya.
Diketahui, banjir bandang di Kelurahan Rua, Kota Ternate, Maluku Utara ini terjadi sekitar pukul 03.00 WIT, Minggu (25/8/2024).
Banjir bandang disebabkan karena intensitas hujan tinggi, yang mengguyur Kota Ternate sejak Sabtu (24/8) lalu. (*)
(TribunTernate.com/Randi)
| Banjir di Kelurahan Tafraka Pulau Hiri Ternate Jadi Perhatian Sejumlah Instansi |
|
|---|
| 8 Rumah di Kelurahan Tafraka Pulau Hiri Ternate Terendam Banjir |
|
|---|
| Banjir Rob dan Angin Kencang, 6 Rumah Warga Kelurahan Kastela Ternate Rusak |
|
|---|
| Polisi dan Pemerintah Respon Cepat Buka Akses Jalan 2 Kelurahan di Ternate |
|
|---|
| Pemkot Ternate Segera Rampungkan Pembangunan Huntap Korban Banjir Bandang Kelurahan Rua |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ternate/foto/bank/originals/daftar-26-korban-banjir-ternate.jpg)