Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Ketimun Jadi Komoditas Utama Penyumbang Inflasi di Maluku Utara per Agustus 2024

Provinsi Maluku Utara per Agustus 2024 kembali mengalami inflasi sebesar 0,08 persen secara bulanan yang disumbang oleh kelompok transportasi

|
usda.gov
ILUSTRASI mentimun. 

TRIBUNTERNATE.COM, TERNATE- Provinsi Maluku Utara per Agustus 2024 kembali mengalami inflasi sebesar 0,08 persen secara bulanan.

Angka inflasi tersebut, diperoleh berdasarkan Indeks Harga Konsumen (IHK) gabungan 2 kota/kabupaten di Provinsi Maluku Utara. Yakni Kota Ternate dengan IHK sebesar 107,91 dan Kabupaten Halmahera Tengah 108,70.

Sebelumnya, per Juli 2024 Provinsi Maluku Utara mengalami deflasi sebesar 0,06 persen.

Statistika Ahli Madya Badan Pusat Statistik (BPS) Maluku Utara, Abdul Rachman Sahib mengatakan, inflasi Agustus 2024 ini terjadi karena adanya sejumlah fenomena perkembangan harga.

Baca juga: Pilkada 2024, Ikram M Sangadji Siap Bawa Perubahan untuk Halmahera Tengah Maluku Utara

“Variasi harga cabai, bawang dan tomat, penyesuaian harga BBM Non Subsidi yang naik dan fluktuasi harga ikan segar berdampak pada inflasi,” jelasnya pada Press Release Berita Resmi Statistik melalui kana Youtube, pada Senin (1/9/2024).

Lanjutnya, terdapat empat kelompok pengeluaran yang memberikan andil inflasi tertinggi per Agustus 2024, yakni kelompok pendidikan sebesar 0,04 persen, kelompok Penyediaan Makanan dan Minuman/Restoran sebesar 0,05 persen, kelompok transportasi sebesar 0,16 persen dan kelompok Perawatan Pribadi dan Jasa Lainnya sebesar 0,06 persen.

"Andil inflasi tertinggi di Provinsi Maluku Utara dialami oleh kelompok Transportasi," ungkapnya.

Baca juga: KPK Soroti Tindak Lanjut Temuan BPK di Pemprov Maluku Utara

Aidil menuturkan, terdapat 5 komoditas yang dominan memberikan andil inflasi di Maluku Utara pada Agustus 2024, yaitu ketimun, angkutan udara, terong, cabai rawit, dan kangkung.

"Ketimun jadi komoditas utama penyumbang inflasi di Maluku Utara secara bulanan,” tuturnya.

Sementara itu, dua kota/kabupaten yang menjadi barometer di Maluku Utara yang mengalami inflasi secara bulanan hanya Halamhera Tengah sebesar 0,54 persen, sedang Kota Ternate per Agustus 2024 ini tercatat deflasi 0,02 persen. (*)

Sumber: Tribun Ternate
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved