Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Sofifi

Akademisi: Refocusing Anggaran Jadi Solusi Pemprov Maluku Utara Kurangi Beban Utang Pihak Ketiga

Kesalahan dalam melakukan refocusing bisa berdampak negatif pada pelaksanaan program-program vital di masing-masing OPD

Penulis: Sansul Sardi | Editor: Munawir Taoeda
Tribunternate.com/Sansul Sardi
ANGGARN: Kantor Gubernur Maluku Utara 

TRIBUNTERNATE.COM, TERNATE - Refocusing anggaran menjadi solusi Pemprov Maluku Utara, kurangi beban utang pihak ketiga.

Perihal itu disampaikan Akademisi Unkhair Ternate, Muammil Sunan, pada Kamis (12/9/2024).

Dikatakan, langkah ini harus dilakukan dengan hati-hat dan berfokus pada kegiatan-kegiatan yang tidak terlalu relevan atau prioritas, serta dapat ditunda hingga periode berikutnya.

"Refocusing yang dilakukan Pemprov seharusnya tidak hanya menyasar pada kegiatan di OPD."

Baca juga: Jamal Musiala dan Florian Wirtz Sangat Mungkin ke Man City, Bintang Bayern Pengganti Kevin De Bruyne

"Melainkan pada belanja operasional dan belanja pegawai."

"Sehingga perlu ada pemangkasan dan penghematan yang benar-benar menyeluruh, "hematnya.

Menurutnya, refocusing anggaran pada dasarnya mirip dengan realokasi.

Yaitu memindahkan alokasi dana dari kegiatan-kegiatan yang kurang relevan, untuk dialokasikan pada pelunasan utang.

Tujuannya agar beban keuangan di APBD, bisa berkurang dan membuat keuangan daerah lebih sehat.

"Dengan begitu, ke depannya APBD, dapat difokuskan untuk membiayai kegiatan-kegiatan pembangunan di setiap OPD secara lebih efektif, "pintanya.

Ia menekankan pentingnya identifikasi yang tepat, dalam menentukan kegiatan mana yang diprioritaskan untuk dipangkas.

Kesalahan dalam melakukan refocusing bisa berdampak negatif pada pelaksanaan program-program vital di masing-masing OPD.

"Pemprov harus benar-benar mengidentifikasi kegiatan prioritas setiap OPD, agar tidak keliru dalam melakukan pemangkasan."

Baca juga: Antam Naik Rp 13.000! UBS? Update Harga Emas Pegadaian Hari Ini, Kamis 12 September 2024

"Selain itu, refocusing anggaran harus didasarkan pada kinerja OPD dalam pelayanan publik, serta kontribusinya terhadap PAD, "jelasnya.

Dengan penerapan refocusing yang tepat, diharapkan beban keuangan dapat dikurangi.

Sehingga anggaran APBD dapat kembali sehat dan difokuskan untuk mendukung pembangunan di masa depan. (*)

Sumber: Tribun Ternate
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved