Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Hari Pahlawan

Hari Pahlawan Nasional, Ini Tiga Objek Wisata Sejarah di Tidore Maluku Utara

Di Kota Tidore terdapat sejumlah tempat wisata untuk memperingati hari pahlawan nasional di antaranya masa irian barat hingga kesultanan

Dok. Netizen
Wisata untuk memperingati Hari Pahlawan Nasional di Kota Tidore Kepulauan 

TRIBUNTERNATE.COMTidore Kepulauan menjadi salah satu kota di Provinsi Maluku Utara yang memiliki sejarah panjang perlawanan bangsa eropa hingga perjuangan kemerdekaan Republik Indonesia (RI).

Hingga saat ini, terdapat sejumlah tempat bersejarah perjuangan kemerdekaan RI di Kota Tidore Kepulauan yang masih terjaga.

Bagi kalian yang memperingati Hari Pahlawan Nasional pada 10 November, juga bisa memilih sejumlah tempat ini untuk wisata sejarah.

Baca juga: Wakil Wali Kota Tidore Malut Nyalon Lagi di Pilkada 2024, Segini Harta Kekayaan Muhammad Sinen

Berikut 3 rekomendasi wisata sejarah di Kota Tidore Kepulauan :

1. Monumen Mareku

Monumen Mareku di Tanjung Mafutabe Kelurahan Mareku, Kecamatan Tidore Utara ini, menjadi titik pengibaran bendera merah putih pertama kali di wilayah Indonesia Timur pada 18 Agustus 1946, setahun setelah Ir. Soekarno memproklamirkan kemerdekaan.

Monumen Mareku
Monumen Mareku, titik pengibaran bendera merah putih pertama di wilayah Indonesia Timur

Pengibaran bendera merah putih di Monumen Mareku dilaksanakan oleh dua warga asal Mareku yakni Alm. Abdullah Kadir selaku pengibar, sementara Almh. Aminah Sabtu adalah penjahit bendera merah putih tersebut.

Monumen Mareku dibangun tidak megah, hanya hiasan tiang dan bendera merah putih terbuat dari semen, setinggi sekitar 3 Meter.

Namun hingga saat ini, pemuda Kelurahan Mareku setiap tahunnya selalu memperingati peristiwa tersebut, dengan melakukan pengibaran bendera setiap 18 Agustus di Monumen Mareku.

2. Kediaman Gubernur Irian Barat

Kediaman Gubernur Irian Barat ini dibangun tahun 1956/1957 setelah Ir. Soekarno mengumumkan pembentukan Provinsi Perjuangan Irian Barat dengan ibu kota sementara di Soasio, Tidore.

Kemudian, Zainal Abidin Sjah ditetapkan sebagai Gubernur melalui SK Presiden RI No. 142/1956 tertanggal 23 September 1956, yang saat itu, Zainal Abidin Sjah masih menjadi Sultan Tidore periode  1947-1967.

Bangunan Eks Kediaman Gubernur Provinsi Irian Barat di Kota Tidore Kepulauan
Bangunan Eks Kediaman Gubernur Provinsi Irian Barat di Kota Tidore Kepulauan (Tribunternate.com/Faisal Amin)

Keputusan Ir. Soekarno ini dengan alasan Papua serta pulau-pulau sekitarnya merupakan wilayah kekuasaan Kesultanan Tidore sejak ratusan tahun silam.

Bangunan berlantai yang terletak di kelurahan Tomagoba, Kecamatan Tidore itu, menjadi bukti sejarah peristiwa Pembebasan Irian Barat.

Kunjungan soekarno ke tidore
Kunjungan Ir. Soekarno ke Tidore

Sempat tak terurus, dan saat ini bangunan kediaman Gubernur Irian Barat sedang direnovasi Pemerintah Kota (Pemkot) Tidore setelah pengalihan aset dari keluarga Zainal Abidin Sjah

Dan berdasarkan informasi yang dihimpun Tribunternate.com, kediaman tersebut akan difungsikan sebagai napak tilas perjuangan irian barat.

3. Makam Sultan Nuku dan Zainal Abidin Sjah

Sebagai negeri kesultanan, sejarah perjuangan di Kota Tidore Kepulauan tentunya melibatkan para sultan. Di antaranya, Sultan Nuku dan Sultan Zainal Abidin Sjah.

Diketahui, Pada 7 Agustus 1995, berdasarkan Keppres No. 071/TK/1995 pemerintah Indonesia mengukuhkan Sultan Nuku Pahlawan Nasional Indonesia.

Makam Sultan Nuku
Makam Sultan Nuku di Kelurahan Soasio, Kecamatan Tidore, Kota Tidore Kepulauan, Maluku Utara.

Makam keduanya terletak di Kelurahan Soasio, Kecamatan Tidore.

Untuk makam Sultan Nuku, tepatnya di Lingkungan Soambelo, sementara makam Sultan Zainal Abidin Sjah terletak di pelataran Kadaton Tidore.

Makam Sultan Zainal Abidin Sjah
Makam Sultan Zainal Abidin Sjah di Pelataran Kadaton Kesultanan Tidore, Kelurahan Soasio, Kecamatan Tidore.

Untuk mengenang perjuangan mereka, berziarah menjadi salah satu pilihan. (*)

Sumber: Tribun Ternate
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved