Halmahera Timur
Kendalikan Inflasi Daerah, Disketpang Halmahera Timur Lakukan Pangan Murah
Ada pun jenis kebutuhan yang dijual pada pangan murah di Halmahera Timur berupa beras, gula pasir, mintak goreng, bawang putih dan bawa merah.
Penulis: Amri Bessy | Editor: Munawir Taoeda
TRIBUNTERNATE.COM, MABA - Dalam rangka mendorong kebutuhan pangan masyarakat, dan pengendalian Inflasi daerah.
Dinas Ketahanan Pangan (Disketpang) Halmahera Timur, Maluku Utara hadirkan gelar Pangan Murah.
Perihal itu ini disampaikan Kepala Dinas Ketahanan Pangan Halmahera Timur Nurmala Tajuddin, Kamis (14/11/2024).
Dikatakan Pangan Murah dihadirkan untuk memastikan stabilisasi pasokan dan harga, agar Inflasi bisa dikendalikan di daerah.
Baca juga: Pemkab Halmahera Timur Pastikan Pelayanan Kesehatan RSUD Kota Maba Berjalan Maksimalkan Tahun Depan
Pangan Murah merupakan bentuk upaya nyata pemerintah, untuk mendekatkan akses pangan di tengah masyarakat.
Yang mana bertujuan agar harga pangan yang dihadirkan lebih murah, dibandingkan harga pasar.
Meski demikian pihaknya enggan menjelaskan harga pasar yang disebut.
"Kegiatan seperti ini akan kami terus laksanakan di 10 kecamatan, untuk memastikan stabilitas harga, "ungkapnya.
"Kita juga berharap stok pangan dan harga bisa terjangkau, sehingga ekonomi masyarakat bisa lebih baik, "sambungnya.
Baca juga: Kasatpol PP Halmahera Timur: Jadikan Diklat Dasar Sebagai Ajang Peningkatan SDM
Pangan Murah dipusatkan di 5 kecamatan, yakni:
- Kecamatan Kota Maba
- Kecamatan Maba Selatan
- Kecamatan Maba
- Kecamatan Maba Tengah dan
- Kecamatan Maba Utara
Ada pun jenis kebutuhan yang dijual pada Pangan Murah berupa beras, gula pasir, mintak goreng, bawang putih dan bawa merah. (*)
| Protes Jalan Rusak, Warga Tutuling Jaya Haltim Pilih Tanam Pohon Pisang |
|
|---|
| Lagi, Warga Desa Fayaul Haltim Blokade Jetty PT JAS: Tuntut Transparansi dan Pemulihan Lingkungan |
|
|---|
| Sidak Intens Ricky Richfat Tuai Apresiasi, Dorong Profesionalisme ASN Pemkab Haltim |
|
|---|
| Harga Dexlite di Halmahera Timur Melonjak Tajam Jadi Rp 24.150 per Liter, Sopir Truk Mengeluh Pasrah |
|
|---|
| Dituding Selingkuh dengan Oknum Polisi, Istri Warga Haltim Akui Hanya Komunikasi Biasa |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ternate/foto/bank/originals/Kebutuhan-pangan-masyarakat-dan-pengendalian-Inflasi-Halmahera-Timur.jpg)