Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Cuaca Ekstrem

Pj Gubernur Maluku Utara Imbau Warga Waspada Cuaca Ekstrem dan Potensi Bencana

Peringatan dini: Hujan lebat yang disertai petir diperkirakan terjadi di wilayah Maluku Utara di antaranya Ibu, Jailolo, Oba, Wasile, Maba dan Obi

Penulis: Sansul Sardi | Editor: Munawir Taoeda
TribunTernate.com/Sansul Sardi
IMBAUAN: Pj Gubernur Maluku Utara Samsuddin A Kadir saat memberikan keterangan pers usai melakukan kunjungan ke lokasi banjir bandang di Kelurahan Rua, Kota Ternate beberapa waktu lalu 

TRIBUNTERNATE.COM, SOFIFI - Pj Gubernur Maluku Utara Samsuddin A Kadir mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem, terutama bagi mereka yang beraktivitas di laut atau tinggal di daerah rawan bencana seperti pegunungan.

Imbauan ini disampaikannya setelah menerima laporan prakiraan cuaca terkini dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Minggu (15/12/2024).

"Potensi hujan lebat dan risiko bencana seperti longsor harus menjadi perhatian kita bersama."

"Saya mengajak masyarakat untuk selalu waspada dan memprioritaskan keselamatan, "pinta Samsuddin.

Baca juga: Tak Dipengaruhi Cuaca, Harga Ikan di Ternate Kamis 12 Desember 2024 Turun

Seraya mengingatkan masyarakat untuk terus memantau informasi cuaca, dan mengikuti arahan dari pihak berwenang.  

Saat ini BMKG telah mengeluarkan prakiraan cuaca untuk wilayah Maluku Utara, dengan potensi hujan ringan hingga lebat yang dapat memicu banjir dan tanah longsor.

Berikut ringkasan kondisi cuaca yang diperkirakan:

Pagi hari: Cuaca umumnya berawan, dengan potensi hujan ringan hingga lebat di wilayah Morotai, Loloda, Jailolo, Bacan, Gane dan Obi.

Siang dan sore hari: Hujan ringan diperkirakan akan meningkat menjadi hujan sedang hingga lebat di wilayah Tobelo, Ibu, Jailolo, Oba, Wasile, Maba, Weda, Gane, Bacan, Obi dan Patani.

Peringatan dini: Hujan lebat yang disertai petir diperkirakan terjadi di wilayah Ibu, Jailolo, Oba, Wasile, Maba dan Obi.  

Selain itu, BMKG juga mengingatkan masyarakat di kawasan tersebut untuk berhati-hati terhadap potensi banjir dan longsor, terutama di daerah pegunungan dan lereng curam.  

Untuk kondisi laut, BMKG memperkirakan tinggi gelombang berada pada kisaran 0,25 hingga 1,5 meter.

Kendati gelombang laut relatif tenang, masyarakat yang beraktivitas di perairan tetap diminta waspada.

Khususnya terhadap perubahan cuaca mendadak yang dapat memengaruhi keselamatan pelayaran.

Olehnya itu masyarakat diimbau untuk tidak mengabaikan informasi cuaca, dan segera melaporkan potensi bencana kepada otoritas setempat.

Halaman
12
Sumber: Tribun Ternate
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved