Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Guru Mogok Mengajar di Ternate

Klarifikasi Tuduhan Tak Transparan Anggaran SD Negeri 1 Ternate, Usman Loa: Itu Tidak Benar

Usman Loa membantah tuduhan yang menyatakan dirinya menyalahgunakan anggaran SD Negeri 1 Ternate, Maluku Utara

dok: google maps
Usman Loas bantah tuduhan penyalhgunaan anggaran SD Negeri 1 Ternate, Maluku Utara, Senin (16/12/2024). 

TRIBUNTERNATE.COM, TERNATE- Usman Loa membantah tuduhan yang menyatakan dirinya menyalahgunakan anggaran SD Negeri 1 Ternate, Maluku Utara.

Usman Loa adalah Kepala Sekolah (Kepsek) SD Negeri 1 Ternate yang dinonaktifkan oleh Dinas Pendidikan Ternate pada Oktober 2024.

Sebelumnya, pada 23 Oktober 2024 lalu, sejumlah guru SD Negeri 1 Ternate memalang pintu sekolah.

Baca juga: Tiba-tiba Thiago Silva Ikut Nonton Chelsea Libas Brentford, Fans Kangen: Sang Legenda

proyek lapangan SD 1 Ternate
Salah satu pekerjaan proyek di SD Negeri 1 Ternate saat Usman Loa aktif menjabat

Hal tersebut sebagai protes terhadap Kepsek Usman Loa yang diduga tak transparan dalam pengelolaan anggaran sekolah.

Menanggapi hal tersebut, Usman menegaskan tuduhan tersebut tidak benar.

Ia mengungkapkan, sejak awal menjabat pada tahun 2022 hingga 2024, dirinya telah merealisasikan anggaran tersebut dalam bentuk sejumlah pekerjaan.

Seperti renovasi kamar mandi, pembelian buku, pengecetan lapangan, pengadaan kursi dan meja, hingga pekerjaan lainnya.

"Semua pekerjaan itu atas kesepakatan saya dan guru-guru, jadi mereka juga tau apa yang saya buat. lalu kenapa mempertanyakan uang tersebut diapakan," ungkap Usman, Senin (16/12/2024).

Usman menjelaskan, pencairan anggaran pun sesuai dengan kebutuhan sekolah dan sesuai aturan yang ditetapkan.

Proyek kamar mandi
Proyek renovasi kamar mandi SD Negeri 1 Ternate, Maluku Utara saat Usman Loa menjabat

"Anggaran yang dicairkan dinas pun sesuai dengan kebutuhan sekolah, misalnya kemarin pengadaan buku dan lain-lain, jadi tidak sembarangan," tegasnya.

Usman menuturkan, ia tidak terima baik atas tuduhan tersebut, karena seluruh pekerjaan dan reaslisasi anggaran juga merupakan usulan para guru.

Baca juga: Edar Miras, Tiga Ibu Rumah Tangga dan Dua Pria di Sofifi Diringkus Polisi

"Semua pekerjaan sesuai kesepatakan dengan guru-guru, saya tidak terima baik tuduhan itu karena menyangkut dengan nama baik saya," tandas Usman. (*)

Sumber: Tribun Ternate
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved