Sherly Tjoanda
Sherly Tjoanda Liburan ke Luar Negeri Bareng 3 Anaknya, Beri Kabar Gembira Ini ke Benny Laos
Calon Gubernur Maluku Utara terpilih, Sherly Tjoanda, menyempatkan diri berlibur ke luar negeri bersama tiga anaknya.
Penulis: Ifa Nabila | Editor: Ifa Nabila
TRIBUNTERNATE.COM - Calon Gubernur Maluku Utara terpilih, Sherly Tjoanda, menyempatkan diri berlibur ke luar negeri bersama tiga anaknya.
Liburan itu merupakan momen pertama kali keluarga Sherly Tjoanda ke luar negeri tanpa sang ayah, Benny Laos, yang meninggal dunia pada Oktober 2024 lalu.
Sherly Tjoanda mengunggah foto-foto liburan di negara bersalju itu di akun Instagram resminya.
Baca juga: Sherly Tjoanda Natal Pertama tanpa Benny Laos: Tuhan, Titip Pelukan untuk Orang yang Saya Cintai
Baca juga: 5 Tokoh yang Ditemui Sherly Tjoanda, Calon Gubernur Malut Temui Khofifah hingga Airlangga Hartarto
Tampak Sherly Tjoanda berpose bahagia bersama ketiga anaknya, Edbert, Edelyn, dan Edrick.
Ketiganya terlihat tersenyum ceria dengan menggunakan jaket tebal.
Melalui caption unggahan itu, Sherly Tjoanda menitip pesan kepada Benny Laos.
Sherly Tjoanda memberi kabar gembira mengenai tiga putra putrinya kepada mendiang sang suami.
"Hi Papi @benny.laos ..,
Liburan taon ini terasa beda tanpa papi …
Kangenn bangett ama papi … banyak teman teman papi yang juga kangen ama papi ..
Koko, Edrick en Lyn semakin dewasa dan mandiri… Jangan khawatir papi … kita saling jaga, saling sayang dan cinta papi akan selalu hidup bersama dengan kami sampai kita berjumpa lagi
Papi How r u up there ???
Salam sayang ama Tuhan …
“Happy Birthday Jesus”
We Love u all … Salam juga buat kong," tulisnya.
Kaleidoskop Politik Sherly Tjoanda
Berikut ini kaleidoskop perjalanan politik calon Gubernur Maluku Utara terpilih, Sherly Tjoanda.
Kehidupan Sherly Tjoanda berubah 180 derajat hanya dalam beberapa bulan saja sejak kematian tragis sang suami, Benny Laos.
Sherly Tjoanda mau tidak mau menggantikan Benny Laos mencalonkan diri di Pilgub Malut 2024 bersama Sarbin Sehe.
1. Desakan setelah Meninggalnya Benny Laos
Sherly Tjoanda langsung menghadapi tekanan besar setelah kehilangan Benny Laos.
Bagaimana tidak, setelah meninggalnya Benny Laos dalam kebakaran speedboat di pertengahan Oktober 2024 lalu, Sherly Tjoanda sudah harus membuat keputusan besar.
Pasalnya, sudah menjadi aturan dari KPU untuk hanya memberi waktu tujuh hari mencari pengganti Benny Laos.
Momen itu terjadi tepat sehari setelah insiden nahas kebakaran kapal yang ditumpangi Benny Laos dan timnya.
Sehari setelah kecelakaan tanggal 12 Oktober 2024 itu, Sherly Tjoanda yang masih berduka sudah harus memberi keputusan besar sebagai calon Gubernur Maluku Utara.
"Belum (di rumah sakit), saya masih di Bobong. Jadi kejadiannya di Bobong. Bobong itu Taliabu, salah satu kabupaten di Maluku Utara, tanggal 12 Oktober kejadiannya."
"Kemudian besok paginya tangal 13 pagi saya masih ada di Bobong karena menunggu helikopter mengevakuasi saya, karena di Bobong itu tidak ada lapangan terbang."
"Dan waktu itu Pak Alimin, Ketua Partai Gelora (Malut), datang ke saya dan bertanya, karena KPU itu hanya memberikan waktu tujuh hari sejak kejadian, dan harus ada penggantinya segera."
"Kalau tidak, waktu itu kita (nomor urut) 04 akan didikualifikasi. Sehingga mereka tanggal 12 malam katanya berembug dan hasil rembugan dan hasil WhatsApp dari masyarakat mintanya saya menggantikan Bapak."
"Tanggal 13, Pak Alimin Ketua Gelora Maluku Utara datang bertemu saya menanyakan apakah saya mau menggantikan almarhum, kemudian saya bilang saya itu tidak mengerti politik, dan saya seorang perempuan," jelasnya dalam sebuah wawancara.
Saat sudah diterbangkan ke Jakarta, Sherly Tjoanda masih ditekan dengan tuntutan memberi jawaban kesiapan menggantikan Benny Laos.
Namun, yang paling dinantikan Sherly Tjoanda adalah restu dari ketiga anaknya, meski masyarakat sudah setuju.
Yakni Edbert Laos, Edelyn Laos, dan Edrick Laos, yang akhirnya mendukung sang ibu untuk menggantikan ayahnya.
"Karena anak-anak menyetujui, akhirnya saya menjawab kesiapan saya, kalau enggak salah tiga hari setelah kejadian," kenangnya.
2. Patahkan Mitos
Majunya dan terpilihnya Sherly Tjoanda di Pilgub Malut 2024 menjadi sorotan karena latar belakangnya.
Sherly Tjoanda mematahkan berbagai mitos dengan statusnya.
Yang pertama adalah mitos bahwa di Maluku Utara identik dengan pimpinan raja dan bukan ratu.
Sherly Tjoanda menjadi perempuan pertama yang kini bakal memimpin negeri Kolano.
Ia juga tercatat sebagai triple minority. Selain karena perempuan, Sherly Tjoanda juga memiliki darah keturunan Tiongkok serta pemeluk agama Kristiani.
Dengan statusnya itu, Sherly Tjoanda bersama Sarbin Sehe tetap bisa mengalahkan para calon raja alias tiga kandidat pilgub lainnya.
3. Harapan untuk Generasi Muda
Sherly Tjoanda berharap, dirinya bisa meningkatkan kualitas SDM Maluku Utara agar bisa mendapatkan uang atau penghasilan dengan cepat.
Salah satunya adalah melalui pendidikan sebagai content creator.
Dalam sebuah wawancara yang diunggah kembali di laman media sosial Sherly Tjoanda, istri mendiang Benny Laos itu mengungkapkan beberapa misinya.
Selain memperbaiki kesehatan dan infrastruktur daerah, pendidikan tentunya hal yang juga akan menjadi perhatian besar.
"SDM menjadi salah satu program, selain menggratiskan pendidikan juga harus berkualitas," ujar ibu tiga anak tersebut.
Beberapa programnya termasuk membuat SMK yang memiliki jurusan sesuai dengan perkembangan zaman.
Sherly Tjoanda ingin muda-mudi Maluku Utara punya kemampuan sebagai content creator, khususnya untuk mempromosikan Malut sendiri.
"Kita akan bikin SMK vokasi yang memang yang lulus dari SMK tersebut siap pakai skill-skill yang seperti sekarang dibutuhkan, videografer, fotografer, konten kreator yang bisa menghasilkan uang yang cepat."
"Dan memang kan tidak semua orang ditakdirkan untuk di belakang meja dengan pekerjaan administrasi, kita tidak ada yang bisa mempromosikan Maluku Utara sebaik putra-putri Maluku Utara itu sendiri."
"Tapi kan mereka enggak punya skill storytelling, ngedit foto video, tapi kan itu sebenarnya enggak butuh empat tahun belajar ya, kayak sebentar saja kemudian ada yang meng-guide, ada ekosistem yang healthy, ada local hero."
"Sehingga memang promosi Maluku Utara itu dipromosikan oleh content creator lokal, harapannya begitu, saat ini sudah ada tapi masih banyak yang harus di-upgrade," jelasnya.
4. Sherly Tjoanda Digugat
Untuk Pilgub Maluku Utara 2024, dari empat Paslon sebanyak tiga Paslon telah resmi mengajukan gugatan tersebut per 11 Desember 2024.
Ketiga Paslon tersebut adalah Husain Sjah - Asrul Rasyid Ichsan, Aliong Mus - Sahril Thahir, dan Muhammad Kasuba - Basri Salama.
Mereka menggugat terkait perselisihan hasil Pilgub Maluku Utara Tahun 2024.
Setelah permohonan gugatan diajukan, para pemohon dapat melengkapi dan memperbaiki permohonannya. Kemudian, MK akan meregistrasi perkara dengan mencatat dalam Buku Registrasi Perkara Konstitusi Elektronik (e-BRPK).
Diketahui, Pilgub Maluku Utara saat ini diungguli oleh Paslon nomor urut empat Sherly Tjoanda - Sarbin Sehe, dengan perolehan suara sebanyak 359.416 suara.
Disusul Paslon nomor urut 1 Husain Sjah - Asrul Rasyid Ichsan 168.174 suara. Kemudian, Paslon nomor urut 3 Muhammad Kasuba - Basri Salama sebanyak 91.297 suara dan Paslon nomor urut 2 Aliong Mus - Sahril Thahir mendapatkan 76.605 suara.
(TribunTernate.com/ Ifa Nabila, Sitti Muthmainnah)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.