Halmahera Selatan
Bupati Halmahera Selatan Bassam Kasuba Dukung Pemekaran Pulau Obi dan Bacan
Terkait pemekaran Pulau Obi dan Bacan, Pemkab Halmahera Selatan, Maluku Utara sudah berkoordinasi dengan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri)
Penulis: Nurhidayat Hi Gani | Editor: Munawir Taoeda
TRIBUNTERNATE.COM, BACAN - Bupati Halmahera Selatan, Maluku Utara Bassam Kasuba mendukung Pulau Obi dan Bacan dimekarkan menjadi Daerah Otonomi Baru (DOB).
Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu menilai, dua daerah tersebut layak menjadi kabupaten atau kota tersendiri.
"Sesuai pemetaan, paling tidak daerah ini (Halmahera Selatan) harus tiga kabupaten-kota."
"Kalau mau jadi kabupaten atau kota, nanti kita kaji sama-sama, "kata Bassam Kasuba, Kamis (9/1/2025).
Baca juga: Terulang, Hasil Seleksi PPPK Halmahera Selatan 2024 Tahap I Tuai Polemik
Dia mengaku telah berkoordinasi dengan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) terkait usulan pemekaran Pulau Obi, Bacan dan ibu kota Halmahera Selatan kembali Gane.
Oleh sebab itu, semangat pemerintah daerah atas upaya DOB tahun ini tetap didengungkan ke pemerintah pusat.
"Data di Kemendagri, Obi sudah masuk daftar pemekaran 12 daerah. Sehingga kita berharap moratorium bisa dicabut, "ungkapnya.
Bassam mengatakan, Pemkab Halmahera Selatan akan menyiapkan data-data untuk memenuhi syarat pemekaran Pulau Obi dan Bacan.
Pasalanya, pemerintah pusat saat ini memberi sinyal mencabut moratorium dengan skema terbatas.
"Kita bentuk tim khusus untuk kaji. Jadi data pendukung juga kita siapkan agar bisa pemekaran, karena rentang kendali Halmahera Selatan ini juga harus dilihat," tandasnya.
Adapun dukungan pemekaran Pulau Obi dan Bacan juga disuarakan para Anggota DPRD Halmahera Selatan saat menerima silaturahmi Anggota DPD RI Dapil Maluku Utara, Hasbi Yusuf pada Senin (23/12/2024) lalu.
Menurut mereka, usulan pemekaran Kabupaten Pulau Obi dan Kota Bacan telah direkapitulasi Kemendagri sebagai usulan daerah persiapan pemekaran pada 2016 lalu.
Karena itu, jika DPD mampu memperjuangkan dua daerah tersebut dimekarkan pemerintah pusat, maka secara otomatis wilayah Gane akan menjadi ibu kota Kabupaten Halmahera Selatan.
"Gane juga dimekarkan sebagai ibukota Kabupaten Halmahera Selatan, "kata juru bicara DPRD Halmahera Selatan Dapil III, Humein Kiat.
Baca juga: 3 Pimpinan DPRD Halmahera Selatan Edisi 2024-2029 Dilantik
Humein menjelaskan, ibu kota kabupaten di Maluku Utara rata-rata berkedudukan di Pulau Halmahera. Mislanya Kota Tobelo yang merupakan ibu kota Halmahera Utara.
Di sisi lain, wilayah Gane yang meliputi 7 kecamatan yaitu Gane Barat, Gane Barat Utara, Gane Barat Selatan, Gane Timur, Gane Timur Selatan, Gane Timur Tengah dan Kepulauan Joronga, luas wilayah dan jumlah penduduknya telah memenuhi syarat.
"Jadi Selatan Halmahera itu ada di Gane. Maka Kabupaten Halmahera Selatan adalah Gane. Kami harap DPD bisa dorong ini ke pemerintah pusat, "harapnya. (*)
| Cabor Pobsi Resmi Terbentuk di Halmahera Selatan, Akbar Ahad Ditunjuk Jadi Ketua |
|
|---|
| Polres Halmahera Selatan Perkuat Pasukan Hadapi Potensi Konflik Sosial |
|
|---|
| Jaksa dan Polisi Selidiki Dugaan Korupsi Dana Hibah Rp5,2 Miliar Kesbangpol Halsel |
|
|---|
| Warga Bokimiake Halmahera Selatan Swadaya Perbaiki Jembatan Ambruk Akibat Gempa |
|
|---|
| Pemkab Halsel dan FKUB Deklarasi Damai, Ini 5 Poin Kesepakatan Pemuka Agama |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ternate/foto/bank/originals/Pemekaran-Pulau-Obi-menurut-Bupati-Halmahera-Selatan-01.jpg)