Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Opini

Arsitek Kemenangan Sherly dan Sarbin itu Bernama Choel Mallarangeng

“Kerja politik modern harus berbasis data dan teknologi digital” - David Axelrod, Konsultan Politik Barack Obama pada Pilpres AS tahun 2008 dan 2012

|
TribunTernate.com/istimewa
OPINI POLITIK - Choel Mallarangeng (tengah) bersama Gubernur dan Wagub Maluku Utara Sherly Laos - Sarbin Sehe. 

Suka tak suka, algoritma akan mengarahkan anda, ratusan ribu pengguna media sosial di Maluku Utara berjumpa dengan konten-konten milik Sherly yang punya kekuatan menciptakan imajinasi kolektif setiap harinya semasa kampanye.

Media sosial diubah Choel menjadi Agora di Yunani, sebuah tempat segala rupa dipamerkan dan diperdagangkan. Namun demikian, kampanye politik Sherly di jagat maya dan kampanye yang dipusatkan di lapangan, kelihatannya tetap dijaga kesimbangannya. Kampanye dilapangan masih menjadi ujung tombak; tempat mobilisasi relawan, tempat pamer kekuatan pada lawan. Menciptakan bandwagon effect pemilih sehingga keyakinan akan menang sangat tinggi di mata pemilih mengambang.

Choel menata sedemikian rupa kampanye dan gaya komunikasi politik Sherly dengan menggunakan data-analytics dan survei yang akurat. Sebagai seorang pemuja empirical study, Choel menggandeng Lembaga Survei Indikator pimpinan sahabatnya, Prof. Dr. Burhanudin Muhtadi untuk melakukan mapping politik setiap 2 minggu, terus mengukur gerak preferensi pemilih, memahami perilaku pemilih, mempelajari pergerakan elektoral dan isu paslon lain lalu menargetkan pesan kampanye secara spesifik. Hasil survei LS Indikator itu jadi data utama dalam memantapkan strategi kampanye politik Sherly yang secara dinamis diperkuat untuk menarik basis suara.

Keberhasilan strategi yang diterapkan oleh Choel dan timnya dalam kampanye Sherly, telah mengubah cara kampanye politik modern dijalankan. Metode konvensional dengan sistem jejaring simpul teritorial, kebiasaan penggunaan politik uang plus trial and error yang sering diterapkan dalam gaya politik Maluku Utara sebelumnya, rasanya tak lagi relevan dalam konteks politik modern. Fakta sudah berbicara lantang.

Namun bagaimana pun narasi politik kemenangan Sherly, manajemen dukungan  partai politik jadi alas kuat yang melatarinya. Pada aras ini, Choel memainkan perannya sebagai mentor strategi politik Benny (pun Sherly) untuk meyakinkan delapan pimpinan partai politik untuk merapat – bekerjasama membangun kekuatan politik besar.

Kemenangan dan Transisi Kepemimpinan

Kemenangan besar dengan persentase 51,7 persen suara, Sherly sebentar lagi akan didapuk menjadi Gubernur perempuan pertama di Maluku Utara, Gubernur perempuan termuda sepanjang sejarah, sekaligus Gubernur keturunan Tionghoa pertama yang dipilih langsung oleh rakyat dalam sejarah Indonesia.

Dalam iklim demokrasi, momen ini sudah barang tentu baik bagi kelangsungan demokratisasi, membuka ruang keberagaman teristimewa di Maluku Utara.

Pasca kemenangan Sherly, nama Choel Mallarangeng masih ramai dibincangkan dalam percakapan politik di Maluku Utara, terutama di warung kopi dan kampus kampus. Harapannya saat Sherly dan Sarbin resmi dilantik, maka seluruh urusan pemerintahan berada di tangan Gubernur dan Wakil Gubernur. Sedang Choel, tentu kembali ke ibukota, tak lagi berada dalam posisi untuk berbicara untuk dan atas nama Gubernur juga wakil Gubernur.

Namun jika mau, Choel tentu masih memiliki ruang untuk berperan lebih dalam memastikan, bahwa transisi politik berjalan lancar, janji kampanye terlaksana dan dukungan politik tetap terjaga.

Statusnya sebagai konsultan politik nasional yang sangat berpengalaman, sudah barang tentu punya segudang konsep untuk mengelola hubungan Sherly-Sarbin dengan publik, memelihara citra politik, menaikkan approval rating serta mendulang dukungan pada implementasi kebijakan kedepannya.

Apapun realitasnya, sebagai konsultan politik nasional yang namanya cukup mentereng, Choel telah sukses menyelesaikan tugasnya secara profesional. Mission accomplished. Kemenangan Sherly dan Sarbin jadi ajang pembuktian, bahwa Choel belum waktunya pensiun.

Maka tak berlebihan memang, daftar panjang keberhasilan Choel Mallarangeng dalam merancang strategi pemenangan tokoh-tokoh penting di Indonesia jadi bukti, bahwa Choel merupakan salah satu konsultan politik nasional yang paling berpengaruh di Indonesia. (*)

Sumber: Tribun Ternate
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved