Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Pulau Taliabu

Pasien JKN Asal Taliabu di Tolak RS Ambon Saat Berobat, BPJS Kesehatan Ungkap Alasannya

"Kenapa dinonaktifkan?, karena anggaran tahun 2025 itu turun, "ungkap Kepala BPJS Kesehatan Taliabu Rosita Umagapi

Penulis: Laode Havidl | Editor: Munawir Taoeda
Tribunternate.com/La Ode Havidl
KESEHATAN: Kepala BPJS Pulau Taliabu, Maluku Utara Rosita Umagapi saat diwawancara disela-sela kerja, Senin (17/2/2025). Pihaknya terpaksan menonaktifkan ratusan peserta yang dibiayai daerah karena keterbatasan anggaran 

TRIBUNTERNATE.COM, TALIABU - Ratusan peserta BPJS Kesehatan di Pulau Taliabu, yang dibiayai daerah dinonaktifkan.

Data BPJS Kesehatan pada 2024 yang dibiayai Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pulau Taliabu sebanyak 3.700 peserta.

Kemudian pada 2025 menjadi 3.409 peserta. Artinya, kurang lebih 200'an peserta BPJS Kesehatan yang dinonaktifkan.

Hal itu terungkap setelah seorang warga atasnama Ahmad Yusuf La Tepa, mengadu ke pihak BPJS Kesehatan Pulau Taliabu.

Baca juga: Pemeriksaan Kesehatan Gratis di Puskesmas Bobong Taliabu

Di mana ia ditolak berobat menggunakan kartu Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), pada salah satu Rumah Sakit di Ambon, Maluku.

Saat dikonfirmasi Tribunternate.com, Kepala BPJS Pulau Taliabu Rosita Umagapi mengatakan.

Terdapat ratusan kepesertaan yang ditanggung daerah telah dinonaktifkan, termasuk yang bersangkutan.

"Kenapa dinonaktifkan, karena anggaran tahun 2025 itu turun, "ungkap Rosita Umagapi, Senin (17/2/2025).

Baca juga: Kadis PUPR Taliabu Hingga Direktur PT DSM Ditahan di Rutan Ternate

"Sehingga beberapa peserta memang harus dinonaktifkan, atau disesuaikan dengan anggaran, "lanjutnya.

Karena itu pihaknya menyarankan agar para peserta yang dinonaktifkan, bisa mendaftar ke BPJS Mandiri.

"Yang iurannya dibayar per bulan, "tandasnya singkat. (*)

Sumber: Tribun Ternate
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved