Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Pemkot Ternate

Tekan Inflasi Jelang Ramadan, Pemkot Ternate Gelar Pasar Murah

Pemerintah Kota (Pemkot) Ternate, Maluku Utara menggelar pasar murah jelang Ramadan tahun 2025

zoom-inlihat foto Tekan Inflasi Jelang Ramadan, Pemkot Ternate Gelar Pasar Murah
Dok: Humas Pemkot Ternate
PASAR MURAH - Sekda Ternate Rizal Marasaoly saat memberikan sambutan sekaligus meresmikan pasar murah jelang Ramadan, Selasa (18/2/2025).

TRIBUNTERNATE.COM, TERNATE- Pemerintah Kota (Pemkot) Ternate, Maluku Utara menggelar pasar murah jelang Ramadan tahun 2025.

Pasar murah tersebut diresmikan Sekretaris Kota (Sekkot) Ternate, Rizal Marsaoly, di halaman Benteng Oranje, Kelurahan Gamalama, Kecamatan Ternate Tengah, Selasa (18/2/2025). 

Pasar murah ini akan berlangsung selama tiga hari, mulai 18 Februari sampai 20 Februari 2025, pukul 09.30 hingga 16.00 WIT.

Dalam sambutannya, Rizal Marsaoly menegaskan bahwa pasar murah diselenggarakan sebagai langkah menekan inflasi dan menstabilkan harga bahan pokok menjelang bulan suci Ramadan.

Baca juga: Puluhan Anggota DPRD Ternate Ramai-ramai Keluar Daerah, Jamian Kolengsusu : Kunker dan Agenda Partai

Selain itu, lanjut Rizal, Pemkot Ternate juga memastikan ketersediaan bahan pokok selama Ramadan.

"Masyarakat dapat memperoleh paket sembako dengan harga lebih terjangkau, yang terdiri dari beras 10 kg, minyak goreng 2 liter, gula 2 kg, susu 2 kaleng, dan tepung terigu 2 kg," ujarnya.

Rizal menuturkan, jika melihat tren yang terjadi, kebutuhan bahan pokok masyarakat selalu meningkat di awal bulan Ramadan.

Oleh karena itu, Rizal menambahakn, Pemkot melalui Bagian Ekonomi Setda Kota Ternate menggelar pasar murah ini.

Rizal menjelaskan, harga barang di pasar murah lebih rendah dibandingkan harga di toko atau pasar umum, sehingga diharapkan dapat bermanfaat bagi masyarakat di setiap kelurahan. 

Rizal pun memastikan, akan didistribusi secara merata, dan benar-benar tersampaikan ke masyarakat.

"Saya meminta kepada camat agar aktif mengawasi pelaksanaan pasar murah serta memastikan informasi mengenai program ini tersampaikan dengan baik kepada masyarakat," pintanya.

Lebih lanjut, ia menyoroti peran strategis Kota Ternate sebagai pintu gerbang arus barang dan penumpang melalui Pelabuhan A. Yani dan Bandara Sultan Baabullah.

"Kami mengakui bahwa sebagian besar kebutuhan pokok masih didatangkan dari luar daerah, seperti Manado dan Surabaya, sehingga Pemkot terus berupaya memperkuat kerja sama antar daerah guna memastikan stabilitas harga," tandasnya.

Baca juga: Renato Veiga Viral Masuk Koran Italia karena Gacor di Juventus, Fans Chelsea Serang Maresca Lagi

Sebagai langkah jangka panjang, program ini telah tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) tahap dua dan akan dioptimalkan dengan melibatkan Bank Indonesia (BI), Badan Pusat Statistik (BPS), serta berbagai pemangku kepentingan lainnya.

Rizal menjelaskan, konsep kerja sama yang sebelumnya terbatas pada tiga daerah kini diperluas ke beberapa kabupaten/kota lain di Maluku Utara guna memastikan ketersediaan bahan pangan.

“Saya berharap pelaksanaan program ini dapat dimaksimalkan dan dilaporkan secara berkala agar segala kekurangan bisa segera diperbaiki,” pungkas Rizal. (*)

Sumber: Tribun Ternate
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved