Pemkab Halmahera Selatan
BGN dan Pemkab Halmahera Selatan Rencana Ternak Sapi Perah
"Kami sudah sempat ketemu Bupati (Bassam Kasuba), tetapi semua butuh proses, "kata Kepala Satuan Pelayanan Gizi Halmahera Selatan Muhammad Ramli
Penulis: Nurhidayat Hi Gani | Editor: Munawir Taoeda
TRIBUNTERNATE.COM, BACAN - Badan Gizi Nasional (BGN) bersama Pemkab Halmahera Selatan, Maluku Utara berencana ternak sapi perah untuk membantu program Makanan Bergizi Gratis (MBG).
Hal ini dilakukan agar para penerima manfaat program MBG bisa mendapat tambahan menu bergizi berupa susu sapi.
Kepala Satuan Pelayanan Gizi Halmahera Selatan Muhammad Ramli mengatakan pemerintah daerah setempat merespons baik atas rencana tersebut.
Hanya saja, menurutnya, membuat peternakan sapi perah harus butuh proses, salah satunya menentukan lokasi dan hewan ternak yang akan didatangkan.
Baca juga: Posisi Sekda Halmahera Selatan dan Sejumlah Pimpinan OPD Bakal Diganti
"Kami sudah sempat ketemu Bupati, tetapi semua butuh proses, kami berharap bisa direalisasikan di tahun 2025 ini, "kata Ramli, Rabu (26/2/2025).
Jika rencana ternak sapi perah dapat diwujudkan, Ramli mengklaim sektor ekonomi Halmahera Selatan secara otomatis akan bergerak.
Karena dalam peternakan dengan skala cukup besar, ada lapangan kerja yang akan terbuka secara sendirinya.
"Pemerintah telah mendatangkan pasar, tinggal kita yang memanfaatkan hal itu, "ungkapnya.
Selain peternakan sapi perah, program MBG juga membuka peluang usaha di sektor pertanian.
Ramli menyebut, pemerintah pusat dalam program MBG, mengutamakan masyarakat lokal untuk pemberdayaan di sektor peternakan dan pertanian.
Baca juga: Pemkab Halmahera Selatan Pangkas Anggaran Perjalanan Dinas, Kepala BPKAD : Tidak Mengurangi APBD
Apalagi Halmahera Selatan merupakan salah satu daerah yang penerima manfaat MBG cukup besar, karena jumlah sekolah begitu banyak.
"Jadi jangan melihat program MBG ini dari satu sisi, karena sisi manfaatnya besar untuk masyarakat."
"Yaitu di sektor pertanian dan peternakan karena setiap hari dibutuhkan pasokan pangan yang banyak, "tandasnya. (*)
| Selama 5 Tahun, Halmahera Selatan Koleksi 185 Kasus HIV/AIDS |
|
|---|
| Dinsos Halmahera Selatan Habiskan Rp 5,9 M di 2025 untuk Urusan Pemerintahan Daerah |
|
|---|
| Disiplin ASN Jadi Sorotan, Pemkab Halmahera Selatan Siapkan Sanksi hingga Pemotongan TPP |
|
|---|
| Kadinkes Halmahera Selatan Larang Puskesmas Terima Honorer, Ini Alasannya |
|
|---|
| Terima LHP BPK 2025, Bupati Halmahera Selatan: Komit Perkuat Tata Kelola Keuangan Daerah |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ternate/foto/bank/originals/Anggaran-program-MBG-di-Halmahera-Selatan.jpg)