Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Pemprov Malut

Pidato Sherly Laos di Pelantikan Ketua PKK Banjir Pujian, Warga Malut: Merinding Dengar Ibu Gubernur

Sherly Laos sempat menyampaikan pidato dalam acara pelantikan Ketua PKK Kabupaten/Kota di seluruh Maluku Utara.

|
Penulis: Ifa Nabila | Editor: Ifa Nabila
Dok Humas Pemprov Maluku Utara
PIDATO SHELRY LAOS - Gubernur Maluku Utara, Sherly Laos atau Sherly Tjoanda, dalam acara pelantikan Ketua PKK Kabupaten/Kota di seluruh Maluku Utara Maret 2025. Pidato Sherly Laos banjir pujian. 

TRIBUNTERNATE.COM - Pidato Gubernur Maluku Utara, Sherly Laos atau Sherly Tjoanda, baru-baru ini banjir pujian dari para warga.

Sherly Laos sempat menyampaikan pidato dalam acara pelantikan Ketua PKK Kabupaten/Kota di seluruh Maluku Utara.

Dalam pidatonya terselip sejumlah pesan penting untuk semua tamu yang hadir di sana.

Baca juga: Dilarang Marah-marah, Sherly Laos Ingatkan Istri-istri Bupati Wali Kota: Buktikan dengan Kinerja

Baca juga: Segitu Khawatirnya Sherly Laos, Gubernur Malut Titip Program Ini demi Cegah Pelecehan kepada Anak

 

Sherly Laos juga menyampaikan soal pengalamannya dulu kala mendampingi mendiang suaminya, Benny Laos, saat menjabat sebagai Bupati Pulau Morotai.

Sebagai mantan Ketua PKK Pulau Morotai, Sherly Laos mengaku sudah merasakan apa yang dirasakan para istri bupati dan wali kota itu.

Yakni menggerakkan para wanita di daerahnya namun dengan anggaran yang begitu kecil.

"Saya berdiri di sini bukan hanya sebagai seorang gubernur atau Ketua Pembina PKK, tapi saya juga alumni dari PKK."

"Saya pernah menjadi salah satu dari ibu-ibu yang duduk di sana sebagai Ketua Penggerak PKK Kabupaten Pulau Morotai waktu itu."

"Saya tahu bagaimana menggerakkan PKK dalam kondisi anggaran yang sangat minimalis itu," ujar Sherly Laos.

Lebih lanjut, Sherly Laos menyinggung soal anggapan negatif yang terkadang muncul mengenai ibu-ibu PKK.

Maka dari itu, kerja nyata untuk masyarakat begitu penting demi membuktikan bahwa PKK berperan di tengah-tengah warga.

"PKK itu bukan hanya sekadar sebuah organisasai, bukan juga hanya sekadar rutinitas program, tapi kita harus membuat mereka yang kadang melihat ibu PKK cuma sibuk jalan-jalan, bahwa seakan-akan PKK sibuk tapi tidak ada output-nya, itu harus yang kita ubah."

"Bukan dengan kata-kata, bukan dengan marah-marah, tapi menunjukkan output, menunjukkan kinerja, bahwa jika pemerintah kabupaten, kota, dan provinsi bekerja sama, bersinergi dengan baik, dengan Ketua PKK masing-masing dengan anggotanya. Maka bisa menghasilkan hasil yang luar biasa," pesannya.

Selain itu, Sherly Laos juga menyampaikan pesan soal pencegahan pelecehan seksual.

Sherly Laos tidak ingin anak-anak sebagai generasi penerus menjadi korban fisik atau psikis dari pelecehan seksual.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Ternate
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved