Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Halmahera Selatan

'Doi' Perjalanan Dinas DPRD Halmahera Selatan 2025 Sisa Rp 8 Miliar Pasca Pemangkasan

"Ini efisiensi, jadi total anggaran yang sekitar Rp 15 miliar, saat ini sisanya Rp 8 miliar, "ujar Wakil Ketua DPRD Halmahera Selatan Muslim Hi Rakib

Penulis: Nurhidayat Hi Gani | Editor: Munawir Taoeda
Tribunternate.com/Nurhidayat Hi Gani
ANGGARAN: Salah satu rapat Anggota DPRD Halmahera Selatan, Maluku Utara periode 2024-2029, Kamis (12/12/2024). Anggaran perjalanan dinas wakil rakyat tersisa Rp 8 miliar pasca pemangkasan 

TRIBUNTERNATE.COM, BACAN - Anggaran Perjalanan Dinas (Perjadin) 30 anggota DPRD Halmahera Selatan, Maluku Utara tersisa Rp 8 miliar usai pemangkasan sebesar 50 persen.

Sebelumnya total anggaran Perjadin yang diploting dalam APBD induk 2025 sebesar Rp 15 miliar.

"Ini efisiensi, jadi total anggaran yang sekitar Rp 15 miliar, saat ini sisanya Rp 8 miliar, "ujar Wakil Ketua DPRD Halmahera Selatan, Muslim Hi Rakib, Selasa (8/4/2025).

Imbas dari pemangkasan tersebut, agenda para anggota DPRD Halmahera Selatan di luar daerah pun dibatasi.

Baca juga: Sikap DP3A Maluku Utara Soal Masifnya Kasus Menghilangkan Nyawa dengan Tidak Wajar

Muslim mengatakan bahwa pada APBD induk 2025 ini, tersisa satu kali perjalanan ke luar daerah dan satu kali perjalanan ke Sofifi, Ibu Kota Provinsi Maluku Utara.

"Tapi sebelumnya kan sudah ada agenda dua atau tiga kali di luar daerah. Itu dalam rangka Bimtek dan konsultasi," ungkapnya.

Muslim mengaku anggaran kunjungan keraja (Kuker) anggota DPRD ke setiap kecamatan juga dipangkas habis. Hasilnya, tahun ini tak ada agenda Kuker di setiap kecamatan.

Baca juga: Edelyn Laos Tobat sebelum Benny Laos Meninggal, Putri Sherly Laos: Dulu Aku Pemberontak

Meski begitu, Ketua DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Halmahera Selatan itu menyatakan pemangkasan anggaran tak berpengaruh signifikan terhadap tugas dan fungsi DPRD.

Sebab, hasil pemangkasan dialihkan ke bidang pendidikan, kesehatan, infrastruktur hingga sanitasi.

"Ini sesuai edaran Menerti Dalam Negeri. Tapi untuk anggaran Kuker ke kecamatan, kita akan dorong di perubahan anggaran supaya dianggarkan, "pungkas Muslim. (*)

Sumber: Tribun Ternate
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved