Pemprov Malut
Pemprov Maluku Utara Tetapkan 6 Prioritas RKPD 2026, Sherly Laos: Pembangunan Harus Lebih Terarah
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Maluku Utara menetapkan enam prioritas utama dalam dokumen Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2026
Penulis: Sansul Sardi | Editor: Sitti Muthmainnah
TRIBUNTERNATE. COM, SOFIFI– Pemerintah Provinsi (Pemprov) Maluku Utara menetapkan enam prioritas utama dalam dokumen Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2026.
Dokumen ini menjadi arah strategis pembangunan daerah, dengan menekankan keberlanjutan, inklusivitas, serta respons terhadap tantangan ekonomi, sosial, dan lingkungan.
RKPD 2026 merupakan lanjutan dari implementasi Rencana Pembangunan Daerah (RPD) 2025–2026 dengan tema besar “Penguatan Ekonomi dan Daya Saing SDM untuk Penyiapan Fondasi Transformasi”.
Baca juga: Masa Depan Cole Palmer setelah Ampas di Chelsea, Ally McCoist: Dia Mampu Pindah ke Klub Lain
Melalui tema ini, Pemprov Maluku Utara berkomitmen untuk tidak hanya mengejar pertumbuhan ekonomi, tetapi juga meningkatkan kualitas hidup masyarakat secara merata dan berkeadilan.
Pada tahun 2024, Maluku Utara mencatat pertumbuhan ekonomi sebesar 13,73 persen, sedikit menurun dibandingkan tahun 2022 yang mencapai 22,94 persen.
Sektor industri pengolahan tetap menjadi penyumbang utama pertumbuhan, meski beberapa faktor seperti keterlambatan persetujuan Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) di sektor tambang turut mempengaruhi penurunan tersebut.
RKPD 2026 juga menargetkan penurunan angka stunting menjadi 11 persen. Peningkatan usia harapan hidup ke 71,7 tahun, serta menurunkan Gini Rasio ke angka 0,29 sebagai wujud pemerataan kesejahteraan.
Dari sisi fiskal, Pendapatan Asli Daerah (PAD) ditargetkan mencapai Rp921,68 miliar, dengan total proyeksi pendapatan daerah sebesar Rp3,68 triliun.
Sherly Laos menegaskan bahwa seluruh perangkat daerah wajib menjadikan RKPD ini sebagai acuan dalam menyusun program kerja.
Ia menekankan pentingnya arah pembangunan yang lebih fokus, terukur, dan mampu memberikan manfaat konkret bagi masyarakat.
“RKPD bukan hanya dokumen teknis, tetapi komitmen moral dan politik untuk memastikan pembangunan benar-benar menyentuh kebutuhan rakyat,” tegas Sherly.
Dengan langkah ini, Pemerintah Provinsi Maluku Utara berharap dapat memperkuat fondasi pembangunan jangka panjang menuju provinsi yang sejahtera, berdaya saing, dan berkelanjutan
6 Prioritas Pembangunan RKPD 2026 :
1. Penguatan SDM dan Penanggulangan Kemiskinan
Fokus pada peningkatan akses dan kualitas layanan pendidikan, kesehatan, serta pemberdayaan kelompok rentan seperti perempuan dan pemuda.
2. Transformasi Ekonomi Inklusif dan Kompetitif
Meliputi hilirisasi industri pertambangan, pengembangan ekonomi biru (kelautan dan perikanan), serta dukungan kepada UMKM agar naik kelas.
Gubernur Maluku Utara Sherly Laos Sabet Baznas Award 2025: Bukti Dukungan Kuat Gerakan Zakat |
![]() |
---|
RPJMD Tidore 2025–2029 Dievaluasi, Bappeda Malut Dorong Perencanaan Lebih Visioner dan Terukur |
![]() |
---|
140 ASN Pemprov Maluku Utara Masuk Masa Purna Bhakti, Sherly Laos Beri Pesan Menyentuh |
![]() |
---|
Ini Jejak Karier dan Harta Kekayaan Muhammad Assyura Umar, Kabid Pemerintahan Desa DPMD Malut |
![]() |
---|
UKM Jadi Penopang Ekonomi Daerah, Pemprov Maluku Utara Beri Stimulus Alat Penunjang |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.