Pemkab Halmahera Selatan
Tilap Dana Santunan Kematian, Kades Tawa Dilaporkan ke Polres Halmahera Selatan
Dana santunan yang seharusnya diterima ahli waris sebesar Rp 41,9 juta itu diduga dipotong secara sepihak oleh Bahtiar
Penulis: Nurhidayat Hi Gani | Editor: Munawir Taoeda
TRIBUNTERNATE.COM, BACAN - Kepala Desa (Kades) Tawa, Kecamatan Kasiruta Timur, Bahtiar Hi. Hakim dilaporkan ke Polres Halmahera Selatan, Maluku Utara.
Bahtiar dilaporkan oleh Raisin Jalil, anak dari almarhum Jalil Ibrahim yang merupakan warga Desa Tawa, terkait penggelapan dana santunan kematian dari BPJS Ketenagakerjaan milik orang tuanya
Laporan resmi tersebut telah tercatat dengan nomor surat panggilan B/54/IV/2025/SPKT, tertanggal 23 April 2025.
Dana santunan yang seharusnya diterima ahli waris sebesar Rp 41,9 juta itu diduga dipotong secara sepihak oleh Bahtiar.
Baca juga: STQ ke 29 Tingkat Kabupaten Halmahera Selatan Resmi Dihelat, Bupati: Perkuat Nilai Keagamaan
Raisin mengungkapkan, dari total nilai santunan, keluarganya hanya menerima Rp 20 juta, sementara sisanya tak jelas keberadaannya.
“Ibu saya bersama Kades mencairkan dana itu di BSI. Tapi setelah dicairkan, ibu saya hanya diberi Rp 20 juta," ujarnya, Minggu (27/4/2025).
"Katanya Rp 2 juta untuk administrasi dan Rp 20 juta lagi buat dana antisipasi warga lain yang belum terdaftar BPJS. Padahal itu uang bapak saya, bukan kas darurat desa,” tambah Raisin.
Raisin juga mengatakan mendapat ancaman dari Bahtiar saat pemeriksaan berlangsung.
Sang Kades disebut mengancam akan melaporkan balik Raisin atas tuduhan pencemaran nama baik.
“Dia bilang ini bukan uang dari jual cengkeh dan kopra, jadi jangan seenaknya lapor. Saya bisa lapor balik tentang pencemaran nama baik,” kata meniru ancaman Bahtiar.
Baca juga: Audiensi dengan Gubernur Malut, PLN UIW MMU Komitmen Perkuat Sinergi Pembangunan Kelistrikan
Saat dikonfirmasi aparat kepolisian, Bahtiar berdalih bahwa pemotongan dilakukan atas dasar musyawarah warga.
Namun pernyataan ini langsung dibantah Ketua BPD Desa Tawa, Masri Abdulah.
"Tidak pernah ada musyawarah desa membahas dana santunan BPJS. Itu murni hak keluarga almarhum. Kades membuat-buat alasan untuk menutupi penyimpangan,” ungkap Masri. (*)
Nilai Produksi Ikan Tangkap Nelayan di Halmahera Selatan Capai Rp 45 Miliar Lebih |
![]() |
---|
Kuras Miliaran Rupiah, Proyek Dinkes Halmahera Selatan di Pulau Makian Mangkrak |
![]() |
---|
DPMD Halmahera Selatan Siap Fasilitasi Samsat Tarik Pajak Kendaraan di Setiap Desa |
![]() |
---|
Inspektorat Halmahera Selatan Terima 62 Aduan Penyalahgunaan DD |
![]() |
---|
Bupati Halmahera Selatan Bassam Kasuba Lantik 4 Kades Hasil Sengketa Pilkades 2022 |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.