Halmahera Selatan
Polres Halmahera Selatan Periksa 51 Saksi Usai Tutup 3 Lokasi Tambang Ilegal
Kapolres Halmahera Selatan, Maluku Utara, AKBP Hendra Gunawan, memastikan pihaknya melakukan penyelidikan terhadap penutupan aktivitas pertambangan
Penulis: Nurhidayat Hi Gani | Editor: Sitti Muthmainnah
TRIBUNTERNATE.COM, BACAN - Kapolres Halmahera Selatan, Maluku Utara, AKBP Hendra Gunawan, memastikan pihaknya melakukan penyelidikan terhadap penutupan aktivitas pertambangan emas tanpa izin di tiga lokasi.
Adapun tiga lokasi tambang emas ilegal yang ditutup adalah di Desa Anggai, Manatahan, dan Kusubibi. Penutupan berlangsung Rabu (16/4/2025) dan Rabu (23/4/2025).
"Sementara penyelidikan masih berlangsung. Kita juga sudah lakukan pemeriksaan para saksi," ujar Hendra, Selasa (29/4/2025).
Baca juga: Tingkatkan PAD, BP2RD Ternate Bakal Gandeng Bank BPRS
Dalam proses penyelidikan, Hendra mengungkapkan bahwa tim penyidik telah memeriksa 51 orang sebagai saksi.
Puluhan saksi tersebut, merupakan para pelaku usaha pengolahan emas dan penambang di tiga lokasi yang ditutup.
"Sudah 51 saksi yang kami periksa. Kemudian beberapa alat bukti juga sudah kami amankan, termasuk mesin pengolahan (emas)," jelasnya.
Baca juga: Pelantikan Pejabat Baru, Integritas Jadi Atensi Kakanwil Kemenag Maluku Utara
Hendra mengaku pihaknya akan melakukan gelar perkara untuk menentukan status kasus, jika alat bukti telah memenuhi.
Di samping itu, Pemkab Halmahera Selatan juga didorong mengurus Izin Tambang Rakyat (IPR) di tiga lokasi pertambangan emas itu agar legal.
"Sementara ini tim dari pemerintah daerah sudah bergerak. Tapi proses penyelidikan di kami tetap berjalan," tukasnya. (*)
| Jelang Muscab V PKB Halmahera Selatan: Muslim Hi Rakib Berpotensi 4 Periode |
|
|---|
| Sebar Foto dan Video Asusila serta Ancam Bunuh Pacar, Pria di Halmahera Selatan Dilaporkan ke Polisi |
|
|---|
| Bidik Emas, POBSI Halmahera Selatan Siapkan 10 Atlet Bertanding di Proprov Malut 2026 |
|
|---|
| Polres Halmahera Selatan Klaim Konsisten Tindak Tambang Emas Ilegal |
|
|---|
| Banyak WNA Masuk, Halmahera Selatan Segera Miliki Kantor Imigrasi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ternate/foto/bank/originals/saksi-diperiksa-usai-tambang-ilegal.jpg)