Pemprov Malut
Impian Sherly Laos untuk Anak-anak Maluku Utara yang Bersekolah Luar Daerah: Akses Kesehatan Gratis
Gubernur Maluku Utara, Sherly Laos atau Sherly Tjoanda, tengah mengusahakan akses fasilitas kesehatan untuk semua lapisan masyarakat.
Penulis: Ifa Nabila | Editor: Ifa Nabila
Pemprov Perbaiki Akses Jalan
Gerak cepat Gubernur Maluku Utara, Sherly Laos atau Sherly Tjoanda dan jajarannya dalam memperbaiki akses jalan yang terputus.
Telah terjadi longsor yang mengakibatkan terputusnya jembatan penghubung wilayah Halmahera Utara dan Halmahera Barat.
Bencana yang diawali banjir itu terjadi pada 24-25 April 2025 hingga mengakibatkan akses jalan terputus.
Untuk segera menanggulanginya Pemprov Maluku Utara memberikan dana Rp7,3 miliar dari BTT untuk penanganan darurat.
"Respon cepat Pemprov Maluku Utara.
Akibat jembatan putus & longsor di Halut dan Halbar (24–25 April 2025), akses warga sempat terputus.
Kami alokasikan Rp7,3 M dari Dana BTT untuk penanganan darurat.
Jalan harus aman & terhubung. Ekonomi harus jalan.
Rakyat harus terlindungi." tulis Sherly Laos.
Sherly Laos Perjuangkan Tanah
Sherly Laos memperjuangkan hak milik tanah milik rakyat.
Sherly Laos memberi kepastian hukum untuk setiap jengkal tanah milik warga.
Hal ini dilakukan dengan penandatanganan kerja sama antara Pemprov Maluku Utara dan BPN.
Kepastian ini juga merupakan pondasi untuk membangun pemerintahan yang lebih tertib, akuntabel, dan kuat.
"Dari legalisasi aset, kita siapkan ruang untuk pembangunan.
Dari kepastian hukum, kita hadirkan kesejahteraan untuk generasi masa depan.
Pemprov Maluku Utara juga berkomitmen mendukung penuh program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) yang dilakukan BPN,
termasuk mendorong percepatan sertifikat tanah gratis bagi masyarakat yang membutuhkan.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.