Halmahera Barat
Ramai ASN Halmahera Barat Ajukan Pindah, Paling Banyak ke Pemprov Maluku Utara
Total jumlah ASN yang pindah keluar terhitung sejak tahun 2024 sampai dengan Mei 2025, terbanyak ke Pemprov Malut.
Penulis: Faisal Amin | Editor: Isvara Savitri
TRIBUNTERNATE.COM, HALMAHERA BARAT - Aparatur Sipil Negara (ASN) di Halmahera Barat berbondong-bondong mengajukan pindah tugas ke luar daerah.
Data dari Badan Kepegawaian daerah (BKD) Halmahera Barat pengajuan pindah tugas ini terhitung sejak tahun 2024 hingga Mei 2025 sudah mencapai 57 orang.
Hal itu disampaikan Kepala Badan Kepegawaian Daerah Halmahera Barat Fransiska Renjaan, Jumat (16/5/2025).
Fransiska menguraikan sepanjang tahun 2024 terdapat 57 ASN yang mengajukan pindah keluar, sebagiannya sudah mengantongi SK dari Gubernur Maluku Utara, Sherly Laos.
"Di tahun 2024, ASN yang ajukan pindah keluar dari Halmahera Barat 57 orang dengan rincian 32 orang sudah ada SK Gubernur sedangkan 25 orang masih dalam proses persetujuan teknis BKN dan SK Gubernur Malut,” ungkapnya.
“Dan yang pindah masuk ke Pemkab Halbar sebanyak 3 orang yang di mana 2 orang suda final atau sudah ada SK Gubernur sedangkan 1 orang masih dalam proses pertek BKN,” kata Fransiska.
Sementara di tahun 2025 ASN yang mengajukan pindah berjumlah 16 orang.
Baca juga: Kasus Perselingkuhan di Desa Mananga Pulau Taliabu Dimediasi, Pelaku Diberi Peringatan
Baca juga: Makin Populer, Snaptik Dinobatkan Sebagai Downloader TikTok Tanpa Watermark Nomor Satu
“Tapi ada yang pindah masuk juga ke Halbar, ada dua orang,” terang Fransiska.
Total jumlah ASN yang pindah keluar terhitung sejak tahun 2024 sampai dengan Mei 2025, terbanyak ke Pemprov Malut.
Dari total 75 orang ASN yang pindah dan tersebar sampai ke luar daerah Provinsi Malut.
“Dari jumlah ASN Pemkab Halbar pindah keluar terhitung dari tahun 2024-Mei 2025, dengan tempat tujuan yang diurutkan ke Pemprov Malut 19 orang ASN, Kemenag 16 orang, Pemkot Ternate 11 orang, Bawaslu 5 orang, Pemkab Tidore 2 orang, Pemkab Halut 2 orang, Pemkab Halteng 2 orang, dan Pemkab Haltim 2 orang ASN,” tutur dia.
Sementara jumlah yang pinda keluar Malut meliputi Pemkot Makasar 3 orang dan Pemkab Kudus 2 orang.
Sedangkan ke Pemkab Sopeng, Pinrang, Enrekang, Kuningan, Sleman, Talaud, dan Bolaang Mongondow masing masing 1 orang.
Lalu, jumlah ASN yang masuk ke Pemkab Halbar, dari Pulau Morotai 2 orang, Pemkab Halsel 1 orang, dan dari RSUD H.C.B Ternate 1 orang.(*)
KUPP Jailolo Imbau Nahkoda dan Nelayan Waspadai Cuaca Buruk di Perairan Maluku Utara |
![]() |
---|
Polres Halmahera Barat Rekonstruksi Kasus Pembunuhan di Desa Bakun Kecamatan Loloda |
![]() |
---|
Izin Speedboat Rute Jailolo-Ternate PP Akan Dijabut Jika Naikan Tarif Diluar Kebijakan |
![]() |
---|
Tujuan Kwarda Maluku Utara Lakukan Pesta Siaga di Halmahera Barat |
![]() |
---|
Terkait Sekolah Gratis, Ini Tanggapan Kepsek SMPN 2 Halmahera Barat |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.