Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Pemprov Malut

Pendidikan Gratis di Maluku Utara Berjalan, Bosda Rp6,1 Miliar Sudah Tersalur

Komitmen Gubernur Maluku Utara, Sherly Laos, dan Wakil Gubernur Sarbin Sehe dalam merealisasikan pendidikan gratis berhasil diwujudkan

Penulis: Sansul Sardi | Editor: Sitti Muthmainnah
Dok. Biro Adpim Setda Pemprov Maluku Utara
PENDIDIKAN GRATIS - Gubernur Maluku Utara Sherly Laos. Realiasi pendidikan gratis, di mana Bosda sudah tersalurkan, Rabu (21/5/2025). 

TRIBUNTERNATE.COM,SOFIFI- Komitmen Gubernur Maluku Utara, Sherly Laos, dan Wakil Gubernur Sarbin Sehe dalam merealisasikan pendidikan gratis berhasil diwujudkan hanya dalam 100 hari kerja pertama.

Program unggulan ini resmi diluncurkan pada 2 Mei 2025 dan kini mulai dirasakan langsung oleh satuan pendidikan melalui penyaluran anggaran Bantuan Operasional Sekolah Daerah (Bosda).

Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Maluku Utara, Ahmad Purbaya, mengonfirmasi bahwa pihaknya telah menerbitkan Surat Perintah Pencairan Dana (SP2D) tahap pertama pada 19 Mei 2025.

Baca juga: Sidang Pemukulan Jurnalis Tribun Ternate : Terdakwa Akui Tidak Tahu SOP Pengamanan Aksi

Dana tersebut langsung ditransfer ke rekening seluruh sekolah negeri jenjang SMA sederajat di Maluku Utara.

“Pada tahap pertama ini, Bosda mencakup alokasi untuk bulan April, Mei, dan Juni dengan total lebih dari Rp6,1 miliar,” jelas Purbaya, Rabu (21/5/2025).

Rincian pencairan tersebut meliputi Rp4,5 miliar untuk 99 SMA Negeri, Rp1,5 miliar untuk 44 SMK Negeri, dan Rp60 juta untuk 8 SLB Negeri.

Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku Utara, Abubakar Abdullah, juga memastikan bahwa seluruh dana tahap pertama telah masuk ke sekolah-sekolah penerima.

Baca juga: Campur Aduk Perasaan Guardiola Lihat Kevin De Bruyne Pamitan, Bos Man City: Saya Sedih

“Iya, dana BOSDA sudah tersalur,” ujarnya saat dikonfirmasi secara terpisah.

Langkah cepat ini menjadi tonggak penting dalam sejarah pendidikan Maluku Utara. Selain meringankan beban ekonomi orang tua, program ini diyakini mampu meningkatkan kualitas layanan pendidikan dan menekan angka putus sekolah.

Program pendidikan gratis ini merupakan bagian integral dari visi besar Maluku Utara Bangkit sebuah agenda strategis pembangunan sumber daya manusia yang inklusif, merata, dan berkelanjutan melalui pendidikan berkualitas. (*)

Sumber: Tribun Ternate
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved