Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Pemprov Malut

Apresiasi DPRD Maluku Utara, Sherly Laos: Kita Tidak Bisa Jalan Sendiri

Gubernur Maluku Utara, Sherly Laos, mengapresiasi DPRD Provinsi Malut atas sinergi dan dukungan yang terus terjalin selama 100 hari kerjanya

Penulis: Sansul Sardi | Editor: Sitti Muthmainnah
TribunTernate.com/istimewa
APRESIASI - Gubernur Maluku Utara Sherly Laos apresiasi kerjasama DPRD Maluku Utara, Senin (9/6/2025). 

TRIBUNTERNATE.COM,SOFIFI — Gubernur Maluku Utara, Sherly Laos, mengapresiasi DPRD Provinsi Malut atas sinergi dan dukungan yang terus terjalin selama 100 hari kerjanya bersama Wakil Gubernur Sarbin Sehe.

Dalam pernyataannya di hadapan forum resmi, Sherly Laos menekankan pentingnya kerja bersama antara eksekutif dan legislatif demi kemajuan daerah dan kesejahteraan masyarakat.

"Saya mengucapkan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada Ketua DPRD Maluku Utara dan seluruh jajaran. Pemerintah provinsi tidak bisa berjalan sendiri."

Baca juga: HUT Halmahera Selatan ke 22, Bassam Kasuba Sampaikan 9 Program Strategis

"Kita harus bergandengan tangan, saling mendukung, dan berjalan bersama demi meningkatkan taraf hidup masyarakat Maluku Utara," ujar Sherly, Senin (9/6/2025).

Ia juga menegaskan keterbukaannya terhadap kritik dan masukan, baik dari legislatif maupun masyarakat luas, demi tata kelola pemerintahan yang lebih cepat, transparan, dan tepat sasaran.

"Saya pribadi terbuka terhadap kritik dan masukan, selama itu bertujuan untuk perbaikan. Intinya, bagaimana kita bisa mengelola APBD secara lebih efisien dan menghadirkan kebijakan yang benar-benar berdampak positif bagi rakyat," tegasnya.

Sherly Laos juga menanggapi soal dinamika pergeseran anggaran yang dilakukan selama 100 hari pertama. Ia menyebut bahwa langkah tersebut diambil sebagai bagian dari upaya percepatan program prioritas, meski dilakukan dalam waktu yang sangat terbatas.

"Pergeseran anggaran memang dilakukan secara cepat untuk mengejar target 100 hari kerja. Namun itu tetap dibarengi diskusi, baik dalam forum formal maupun informal dengan Ketua DPRD, wakil ketua, dan unsur koalisi," jelasnya.

Ia menambahkan, seluruh dokumen pergeseran tahap 1 hingga 3 telah diserahkan kepada DPRD, dan untuk tahap 4 dan 5 sedang dalam proses.

Baca juga: Tahun Depan, Pemkot Tidore Berencana Lakukan Pengadaan Ambulans Laut

"Ke depan, tentu kita akan lebih transparan dan memperbaiki pola komunikasi. Karena fase 100 hari sudah selesai, maka tidak ada lagi tekanan deadline. Semua akan berjalan lebih terbuka dan partisipatif," tambahnya.

Sherly juga menegaskan bahwa Pemprov Maluku Utara akan membuka lebih banyak ruang diskusi publik untuk menyerap masukan masyarakat secara langsung.

"Saya masih terus belajar, dan berkomitmen memperbaiki diri agar bisa memimpin lebih baik lagi. Karena pada akhirnya, kita semua di sini memiliki tujuan yang sama: memastikan rakyat Maluku Utara hidup lebih sejahtera," tandasnya. (*)

Sumber: Tribun Ternate
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved