Pemkab Halmahera Selatan
Tak Dapat BLT, Emak-emak Panamboang Mengadu ke DPMD Halmahera Selatan
Sejumlah emak-emak dari Desa Panamboang, Kecamatan Bacan Selatan, mendatangi Kantor Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Kabupaten Halsel
Penulis: Sansul Sardi | Editor: Sitti Muthmainnah
TRIBUNTERNATE.COM, BACAN - Sejumlah emak-emak dari Desa Panamboang, Kecamatan Bacan Selatan, mendatangi Kantor Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Kabupaten Halmahera Selatan, Provinsi Maluku Utara, Rabu (11/6/2025).
Kedatangan mereka sekitar pukul 10.30 WIT, meminta respons DPMD karena merasa didiskriminasi atas kebijakan pemerintah Desa Panamboang.
Pasalnya selama tiga tahun mereka yang sepantasnya menerima Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang bersumber dari Dana Desa (DD), tidak pernah diakomodir oleh Kepala Desa Panamboang.
Baca juga: BPJS Kesehatan Ternate Gandeng Media, Dorong Keaktifan Peserta JKN di Maluku Utara
Kepada wartawan, Hartati Nasaru warga Desa Panambuang menyampaikan selama tiga tahun mereka yang sepantasnya punya hak untuk mendapatkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) namun tidak pernah di akomodir oleh kepala desa setempat.
“Torang (kami) yang so (sudah) lansia dan tidak mampu, diabaikan pemerintah desa. Mereka yang tidak pantas menerima bantuan, justru diberikan," ujar Hartati Nasaru (65), salah satu emak-emak dari Desa Panombang.
Hartati menambahkan, dalam pengurusan bantuan lain melalui kantor pos, juga dipungut Pemerintah Desa Panamboang per penerima Rp100 ribu dengan alasan biaya administrasi.
"Jadi kami minta pemerintah daerah tangani. Sudah banyak masyarakat yang mempersoalkan bantuan," tandasnya.
Sekretaris DPMD Halmahera Selatan, Idrus, yang menemui sejumlah emak-emak tersebut, mengatakan bakal menindaklanjuti pengaduan mereka.
Baca juga: Bertolak ke Jakarta, Ini Dua Agenda Bupati Taliabu Sashabila Mus
“Keluhan ibu-ibu dari Desa Panamboang nantinya kami sampaikan ke Kepala Dinas untuk di tindak lanjuti," katanya.
Sejumlah emak-emak dari Desa Panamboang ini juga mendatangi Kantor DPRD Halmahera Selatan.
Namun sayangnya, tak satu pun anggota DPRD menemui mereka lantaran sedang berada di luar daerah. (*)
| Dugaan Pengkondisian Proyek Jalan di Kastim Halmahera Selatan Dilaporkan ke Polisi, Seret 2 Pejabat |
|
|---|
| Minim Laporan Tenaga Kerja, Ditransker Halsel Siapkan UPTD di Obi |
|
|---|
| Jumlah Rumah Rusak di Pulau Makian Halsel Akibat Puting Beliung Bertambah |
|
|---|
| Ribuan TKA Sumbang PAD Halsel Rp56 Miliar, Daud Djubedi Optimis Naik Tahun Ini |
|
|---|
| Kuras APBD Halmahera Selatan Rp17 Miliar, Proyek Jalan Kaputusang-Indari Terkendala Lahan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ternate/foto/bank/originals/keluhan-emak-emak.jpg)