Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Pemprov Malut

Kepala BNPB Suharyanto Dijadwalkan ke Ternate, Respon Penanganan Dampak Bencana

Pemprov Maluku Utara akan sampaikan sejumlah usulan strategis dampak bencana kepada Kepala BNPB Suharyanto saat berkunjung ke Kota Ternate

Penulis: Sansul Sardi | Editor: Munawir Taoeda
Istimewa
BENCANA: Gubernur Maluku Utara Sherly Laos dalam sebuah kesempatan belum lama ini 

Kota Ternate
Longsor di Jalan Ngade: Penanganan akan ditangani oleh PJN Wilayah Malut.

Wilayah selatan Ternate: Masalah banjir dan erosi telah diusulkan dalam program penanganan BWS senilai Rp200 miliar.

Kepulauan Sula
Ruas Jalan Malbufa–Waina: Telah melalui proses identifikasi, desain, dan RAB. Penanganan darurat menggunakan DTT, sedangkan saluran dan tebing diusulkan melalui DSP BNPB.

Jembatan Ake Kayola dan Ake Waihela: Telah dilakukan kajian teknis dan diusulkan penanganannya ke BNPB.

Ditegaskan, pemerintah provinsi berkomitmen untuk terus memberikan respons cepat dan efektif terhadap bencana yang terjadi di berbagai daerah.

Baca juga: Antisipasi Banjir Susulan, PDAM Halmahera Selatan Tambah Penyaringan Air Bersih

"Komitmen pemerintah daerah sangat jelas kami hadir dan bertindak cepat dalam menangani bencana banjir dan longsor di wilayah terdampak, "ujarnya.

Seraya berharap kedatangan Kepala BNPB menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah, dalam menciptakan sistem penanggulangan bencana yang komprehensif dan berkelanjutan.

"Dengan kolaborasi yang solid dan pendekatan berbasis wilayah, kami optimis dapat meminimalkan dampak bencana serta mempercepat pemulihan infrastruktur dan kehidupan masyarakat di wilayah terdampak, "tandas Sarbin Sehe. (*)

Sumber: Tribun Ternate
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved