Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Pemprov Malut

Sudah Tau Pantai Tawa? Sherly Laos Kenalkan Wisata Air Laut Panas di Halmahera Selatan

Kata Sherly Laos, Pantai Air Panas Tawa merupakan spot tersembunyi yang menjadi bukti Indonesia se-epik itu

Kolase TribunTernate.com/Tangkapan layar dari Instagram @s_tjo
PANTAI TAWA - Kolase foto Sherly Laos berendam di Pantai Air Panas Tawa, Kecamatan Bacan Timur, Kabupaten Halmahera Selatan, Maluku Utara. Tangkapan layar dari unggahan video di instagram @s_tjo, Kamis (3/7/2025). Gubernur Maluku Utara Sherly Laos perkenalkan salah satu wisata air laut panas di Halmahera Selatan. 

Begitu kaki nyentuh air, hangatnya langsung terasa. Lautnya tenang, uapnya naik pelan, dan vibes-nya? Healing banget. Kita nggak cuma datang, tapi juga nyemplung! Rasanya kayak spa alami di tengah alam bebas.

Sambil duduk di pinggiran batu, ngeliat laut biru di depan mata dan ngerasa hangat dari bawah—nggak ada yang lebih epic dari momen itu. No filter needed!

Kira-kira kalian tim rebahan di pinggir atau langsung nyebur ke air panas laut? 
Drop pengalaman atau wishlist liburan kalian di kolom komen yaa~ siapa tahu next trip bareng. Dikutip pada Kamis, 2 Juli 2025.

Pemprov jadi Jembatan ke Pusat untuk Kesejahteraan Petani Malut

PETANI MALUT SEJAHTERA - Kolase foto Gubernur Maluku Utara Sherly Laos, tangkapan layar dari akun instagram @s_tjo, Rabu (2/7/2025).
PETANI MALUT SEJAHTERA - Kolase foto Gubernur Maluku Utara Sherly Laos, tangkapan layar dari akun instagram @s_tjo, Rabu (2/7/2025). (Kolase TribunTernate.com/Tangkapan layar dari Instagram @s_tjo)

Gubernur Maluku Utara Sherly Laos pastikan peran Pemerintah Provinsi jadi jembatan ke pusat untuk kesejahteraan petani.

Hal ini disampaikan Sherly Laos dalam kunjungan kerjanya ke Halmahera Utara, Maluku Utara, 26-27 Juni 2025 kemarin.

Salah satu kegiatan Sherly Laos di sana adalah berdiskusi langsung dengan para petani.
 
Mendengar masalah yang dialami para petani serta tentunya sama-sama mencari solusi.

Sherly Laos mengunggah kegiatannya tersebut ke akun instagram pribadinya @s_tjo, Selasa (1/7/2025).

Pada awal video yang diunggah tersebut, satu-persatu keluhan disampaikan para petani di sana.

Mulai dari bibit atau pupuk mahal dan sulit, hingga keterbatasan alat untuk mengurus pertanian.

"Yang kami lagi nanam sekarang jagung manis, cuman kami juga terkendala dengan bibit," ujar salah satu Petani.

"Bulan Januari itu kami ada tanam padi sama jagung pipil, cuman kemarin kami kendalanya itu alat, jadi kami minta alat." Keluh Petani lain.

"Saya ikuti Bu Sherly punya postingan bagaimana swasembada pangan, swasembada rica, tomat, nah itu yang saya tertarik itu ada di cabe sama tomat,"

"Tapi jangan lupa di sini ada kubis kol. Dari 10 Kabupaten/Kota ini kita mampu memproduksi kol terutama di Halut." Jelas Petani lainnya.

"Ibu Gubernur di problem pupuk subsidi ini, instruksi Presiden penambahan kuota ya tapi di Halut malah turun, kenapa begitu?"

"RDKK dibuat oleh Dinas, Dinas Sektor ke supplier di toko yang ditunjuk oleh Pemda untuk melakukan penjualan pupuk subsidi,"

Halaman
1234
Sumber: Tribun Ternate
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved