Pemprov Malut
Ini Jumlah Pegawai BPBJ Maluku Utara dan Tupoksinya
Biro Pengadaan Barang dan Jasa (BPBJ) Provinsi Maluku Utara, mencatat total jumlah pegawai sebanyak 65 orang
Penulis: Fizri Nurdin | Editor: Sitti Muthmainnah
TRIBUNTERNATE.COM, SOFIFI – Biro Pengadaan Barang dan Jasa (BPBJ) Provinsi Maluku Utara, mencatat total jumlah pegawai sebanyak 65 orang.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 46 orang merupakan Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan 19 orang lainnya Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).
Secara jenis kelamin, komposisinya terdiri dari 41 laki-laki dan 24 perempuan.
Baca juga: Baru 20 Persen, Komisi III DPRD Maluku Utara Soroti Serapan Anggaran Pemprov
Sementara, jumlah jabatan struktural 4 orang, fungsional pengelola PBJ (JF-PPBJ) 23 orang, dan fungsional lainnya 8 orang.
Sebanyak 20 pegawai dari keseluruhan jumlah tersebut tergabung dalam empat kelompok kerja (Pokja) yang memiliki tugas utama menangani langsung proses pelelangan proyek.
Kepala Biro BPBJ Provinsi Maluku Utara, Hairil Hi Hukum, saat diwawancarai Tribunternate.com mengatakan, pembentukan Pokja ini bertujuan mempercepat penyelesaian pekerjaan melalui pendistribusian tugas secara kolektif dalam kelompok.
Ia juga menjelaskan bahwa terdapat perbedaan struktur dan fungsi Pokja di tingkat provinsi dan kabupaten.
“Di kabupaten, masing-masing Pokja memiliki tugas spesifik. Misalnya, Pokja 1 menangani jasa konstruksi, Pokja 2 pengadaan barang, dan Pokja 3 jasa konsultansi."
Baca juga: Leo Jaga Bicaranya, Virgo dan Pasangan Saling Pengertian: Ramalan Zodiak Cinta Selasa 8 Juli 2025
"Sementara itu, di tingkat provinsi, Pokja 1 hingga 4 memiliki tugas yang sama, yaitu menangani seluruh jenis pekerjaan baik jasa konstransi, pengadaan barang, maupun jasa konsultansi,” jelas Hairil, Selasa (8/7/2025).
Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa struktur organisasi di masing-masing Pokja tidak memiliki posisi bendahara.
“Struktur tiap Pokja di provinsi hanya terdiri dari lima orang, yaitu satu ketua dan empat anggota. Tidak ada bendahara dalam struktur Pokja,” pungkasnya. (*)
Gubernur Maluku Utara Sherly Laos Sabet Baznas Award 2025: Bukti Dukungan Kuat Gerakan Zakat |
![]() |
---|
RPJMD Tidore 2025–2029 Dievaluasi, Bappeda Malut Dorong Perencanaan Lebih Visioner dan Terukur |
![]() |
---|
140 ASN Pemprov Maluku Utara Masuk Masa Purna Bhakti, Sherly Laos Beri Pesan Menyentuh |
![]() |
---|
Ini Jejak Karier dan Harta Kekayaan Muhammad Assyura Umar, Kabid Pemerintahan Desa DPMD Malut |
![]() |
---|
UKM Jadi Penopang Ekonomi Daerah, Pemprov Maluku Utara Beri Stimulus Alat Penunjang |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.