Minggu, 26 April 2026
Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Pemkab Halmahera Selatan

Gebrakan Sang Pemimpin: Helmi Umar Muchsin Ungkap Tantangan dan Strategi Bangun Halmahera Selatan

Kata Helmi Umar, masalah yang paling mendasar di Halmahera Selatan sekaligus menjadi tantangan adalah menyelaraskan pola pikir masyarakat

TribunTernate.com/Sitti Muthmainnah
GEBRAKAN SANG PEMIMPIN - Wakil Bupati Halmahera Selatan Helmi Umar Muchsin saat mengisi podcast program Gebrakan Sang Pemimpin, Selasa (10/12/2025). Helmi Umar Muchsin pada sesi podcast bercerita banyak, mulai dari riwayat pendidikan hingga jenjang karier, sampai mengungkap tantangan dan strategi bangun Halmahera Selatan. 

Ringkasan Berita:
  • Ditanya soal bagaimana seorang Helmi Umar Muchsin memaknai posisi sebagai Wakil Bupati, ia menyebut hal terpentingnya adalah sadar tugas dan sadar wewenang.
  • Sebagai wakil bupati, Helmi Umar Muchsin menyebut masalah yang paling mendasar terjadi di Halmahera Selatan sekaligus menjadi tantangan adalah menyelaraskan pola pikir masyarakat.
  • Di balik tanggung jawab besar sebagai Wakil Bupati Halmahera Selatan, Helmi Umar Muchsin menggunakan pendekatan humanis dalam komunikasinya bersama warga.

TRIBUNTERNATE.COM, TERNATE - Wakil Bupati Halmahera Selatan Helmi Umar Muchsin mengisi program Gebrakan Sang Pemimpin - Tribun Ternate mewakili Bupati Bassam Kasuba.

Helmi Umar Muchsin sambangi kantor Tribun Ternate yang beralamat di Jalan Pemuda, Kelurahan Salero, Kecamatan Ternate Utara, Selasa (9/12/2025).

Sebelum lebih jauh membahas pemerintahan pada sesi podcast, Helmi Umar terlebih dahulu bercerita soal masa kecil, riwayat pendidikan hingga perjalanan karier politik yang ia mulai di tahun 2000.

Baca juga: Gebrakan Sang Pemimpin: Sinergi Pemkot Ternate dan Petani Lokal, Dongkrak Hasil Pertanian

Baca juga: Gebrakan Sang Pemimpin: Pendidikan, Pemikiran dan Jejak Karier Wali Kota Ternate Tauhid Soleman

helmi umar_gebrakan sang pemimpin
GEBRAKAN SANG PEMIMPIN - Wakil Bupati Halmahera Selatan Helmi Umar Muchsin saat mengisi podcast program Gebrakan Sang Pemimpin, Selasa (10/12/2025).

Maju di legislatif di tahun 2009, Helmi Umar Muchsin menjadi anggota dewan selama tiga periode. Ia kemudian mengundurkan diri di periode ketiga untuk maju sebagai calon Bupati Halmahera Selatan di tahun 2020.

Namun, saat itu kontestasi Pilkada Halmahera Selatan dimenangkan oleh Almarhum Usman Sidik dan wakilnya Bassam Kasuba.

Pada Pilkada 2024, Bassam Kasuba maju sebagai calon Bupati dan memilih Helmi Umar Muchsin untuk mendampinginya. Keduanya teripilih menjadi Bupati dan Wakil Bupati Halmahera Selatan, yang saat ini telah hampir satu tahun memimpin.

Ditanya soal bagaimana seorang Helmi Umar Muchsin memaknai posisi sebagai Wakil Bupati, ia menyebut hal terpentingnya adalah sadar tugas dan sadar wewenang.

helmi umar_gebrakansang
GEBRAKAN SANG PEMIMPIN - Wakil Bupati Halmahera Selatan Helmi Umar Muchsin saat mengisi podcast program Gebrakan Sang Pemimpin, Selasa (10/12/2025).

"Yang terpenting adalah sadar tugas, sadar wewenang. Dua hal tersebut. Kemudian sadar posisi lah. Karena namanya wakil bupati sebagaimana sudah diatus dalam undang-undang,"

"Dalam hal ini undang-undang pemerintah daerah sudah mengatur tugas dan kewenangan kita (wakil bupati), maka kita berjalan pada koridor itu saja,"

"Tidak perlu menuntut sesuatu yang lebih besar. Intinya sadar posisi, sadar tugas, sadar wewenang, itu." Ujar Helmi Umar Muchsin.

Sebagai wakil bupati, Helmi Umar Muchsin menyebut masalah yang paling mendasar terjadi di Halmahera Selatan sekaligus menjadi tantangan adalah menyelaraskan pola pikir masyarakat.

helmi umar muchsin_gsp
GEBRAKAN SANG PEMIMPIN - Wakil Bupati Halmahera Selatan Helmi Umar Muchsin saat mengisi podcast program Gebrakan Sang Pemimpin, Selasa (10/12/2025).

Apalagi, Halmahera Selatan merupakan Kabupaten terbesar Maluku Utara dengan berbagai etnis, budaya, dan karakter masyarakat.

Sehingga dibutuhkan strategi pembangunan yang mampu menyatukan visi antara pemerintah dan masyarakat demi tercapainya pembangunan yang merata dan berkelanjutan.

"Masalah paling mendasar adalah menyelaraskan pola pikir masyarakat, saya rasa ini bukan hanya di Halmahera Selatan tapi hampir di setiap daerah apalagi di kondisi saat ini,"

"Bagaimana menyamakan antara keinginan masyarakat dan pemerintah itu suatu hal yang luar biasa. Yang kedua adalah attitude masyarakat,"

Sumber: Tribun Ternate
Halaman 1/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved