Gunung Dukono Erupsi
Iwan Ramdani: 3 Pendaki Gunung Dukono Halut Belum Bisa Dinyatakan Meninggal
Iwan Ramdani menegaskan 3 pendaki Gunung Dukono belum dapat dinyatakan meninggal dunia karena hingga kini belum ditemukan
Penulis: Sitti Muthmainnah | Editor: Sitti Muthmainnah
Erupsi tersebut terekam pada seismogram dengan amplitudo maksimum 34 milimeter dan durasi 967,56 detik.
Kolom erupsi teramati berwarna putih, kelabu hingga hitam dengan intensitas tebal dan mencapai ketinggian sekitar 10.000 meter di atas puncak Gunung Dukono.
Sebaran abu vulkanik dilaporkan mengarah ke utara sehingga wilayah permukiman hingga Kota Tobelo berpotensi terdampak hujan abu vulkanik.
Kondisi tersebut dinilai dapat meningkatkan risiko gangguan kesehatan masyarakat serta aktivitas sehari-hari, termasuk transportasi dan kebersihan lingkungan.
Secara visual maupun kegempaan, aktivitas Gunung Dukono diketahui mulai meningkat kembali sejak 29 Maret 2026 dengan rata-rata 95 kejadian erupsi per hari.
PVMBG sejak 11 Desember 2024 telah merekomendasikan agar masyarakat, wisatawan, dan pendaki tidak melakukan aktivitas dalam radius 4 kilometer dari Kawah Malupang Warirang yang menjadi pusat aktivitas Gunung Dukono.
Selain ancaman langsung berupa lontaran batu pijar dan abu vulkanik, masyarakat juga diminta mewaspadai potensi bahaya sekunder berupa aliran lahar, terutama saat musim hujan.
Potensi aliran lahar diperkirakan dapat melintasi Sungai Mamuya di sektor utara serta Sungai Mede dan Tauni di sektor timur laut yang berhulu di kawasan puncak Gunung Dukono.
Badan Geologi juga meminta pemerintah daerah, termasuk BPBD Provinsi Maluku Utara dan BPBD Kabupaten Halmahera Utara, terus berkoordinasi aktif dengan Pos Pengamatan Gunung Api Dukono di Desa Mamuya.
Baca juga: Erupsi Gunung Dukono Halut Hambat Evakuasi, 2 Pendaki Asal Singapura Belum Ditemukan
Masyarakat diimbau memantau perkembangan aktivitas Gunung Dukono melalui aplikasi MAGMA Indonesia maupun laman resmi PVMBG.
Evaluasi tingkat aktivitas Gunung Dukono akan dilakukan secara berkala maupun sewaktu-waktu apabila terjadi perubahan signifikan.
Masyarakat diharapkan tetap tenang, waspada, dan mengikuti arahan dari pihak berwenang demi keselamatan bersama.
| BNPB: 5 Pendaki Luka-Luka Akibat Erupsi Gunung Dukono Halmahera Utara |
|
|---|
| BREAKING NEWS : Erupsi Gunung Dukono Halmahera Utara, Tim SAR Sisir Lokasi 20 Pendaki Terjebak |
|
|---|
| Erupsi Gunung Dukono di Halut 6 April 2026: Mengarah ke Barat, Kolom Abu Capai 1.000 Meter |
|
|---|
| Hari Ini Gunung Dukono di Halmahera Utara Erupsi, Kolom Abu Capai 1.600 Meter: Status Waspada |
|
|---|
| PVMBG: Gunung Dukono di Halut Erupsi, Abu Vulkanik Mengarah ke Utara |
|
|---|
