Sabtu, 9 Mei 2026
Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Gunung Dukono Erupsi

Update Erupsi Gunung Dukono Halut : 15 Pendaki Selamat Dievakuasi

Sebanyak 15 pendaki berhasil dievakuasi dengan selamat setelah erupsi Gunung Dukono di Kabupaten Halmahera Utara, Maluku Utara, Jumat (8/5/2026)

Tayang:
Penulis: Randi Basri | Editor: Sitti Muthmainnah
Istimewa
EVAKUASI - Petugas kesehatan saat melakukan penanganan medis kepada pendaki yang selamat dari erupsi Gunung Dukono Halmahera Utara, Jumat (8/5/2026). 

Ringkasan Berita:
  1. Sebanyak 15 pendaki berhasil dievakuasi dengan selamat setelah erupsi Gunung Dukono di Kabupaten Halmahera Utara, Maluku Utara, Jumat (8/5/2026).
  2. Para korban langsung mendapatkan penanganan medis. Tim SAR gabungan masih melakukan pencarian terhadap lima pendaki lainnya yang belum dievakuasi, terdiri dari tiga WNA dan dua WNI. Dua pendaki dilaporkan selamat dan masih menunggu evakuasi di gunung.
  3. Gunung Dukono erupsi pada pukul 07.41 WIT dan saat ini berstatus Level II atau Waspada.

TRIBUNTERNATE.COM – Proses pencarian terhadap para pendaki yang terjebak akibat erupsi Gunung Dukono, Kabupaten Halmahera Utara, Maluku Utara, masih terus dilakukan.

Gunung Dukono dilaporkan erupsi pada Jumat (8/5/2026) sekitar pukul 07.41 WIT.

Sebanyak 20 pendaki dilaporkan berada di kawasan gunung saat erupsi terjadi. Para pendaki tersebut didominasi warga negara asing (WNA).

Baca juga: 12 Ramalan Shio Besok Sabtu 9 Mei 2026: Nomor Hoki, Cinta, Karier Lengkap

Hingga saat ini, sebanyak 15 pendaki berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat.

“Ada 15 orang sudah dievakuasi dalam keadaan selamat dan langsung mendapatkan perawatan medis,” kata Kapolres Halmahera Utara, Erlichson Pasaribu, saat dihubungi melalui telepon.

Ia menjelaskan, dari lima pendaki yang belum dievakuasi, dua orang dilaporkan selamat dan masih berada di gunung sambil menunggu proses evakuasi oleh tim SAR.

Sementara tiga pendaki lainnya dilaporkan meninggal dunia dan saat ini tim SAR gabungan masih berada di lapangan untuk proses pencarian dan evakuasi.

“Untuk pos darurat juga saat ini sudah dibangun di lokasi,” ujarnya.

Terpisah, Kepala Basarnas Ternate, Iwan Ramdani, mengatakan jumlah pendaki yang berhasil dievakuasi sebanyak 15 orang, terdiri dari delapan WNA dan tujuh WNI.

“Dari jumlah itu delapan WNA dan tujuh WNI, sekarang mereka dalam penanganan medis,” katanya.

Sementara itu, masih ada lima orang yang berada dalam proses pencarian, terdiri dari tiga WNA dan dua WNI.

“Kami masih berupaya melakukan pencarian terhadap mereka yang belum ditemukan,” tandasnya.

Diketahui, Gunung Dukono di Kabupaten Halmahera Utara mengalami erupsi pada Jumat (8/5/2026) sekitar pukul 07.41 WIT.

Baca juga: Iwan Ramdani: 3 Pendaki Gunung Dukono Halut Belum Bisa Dinyatakan Meninggal

Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) menyebutkan Gunung Dukono saat ini berada pada Status Level II atau Waspada.

Dampak erupsi terpantau di wilayah Kecamatan Galela, tepatnya di Desa Mamuya.

Sebagai langkah penanganan darurat, BPBD Provinsi Maluku Utara dan BPBD Kabupaten Halmahera Utara telah mendirikan Posko Tanggap Darurat Bencana Terpadu serta berkoordinasi dengan Pos Pengamatan Gunung Dukono, Basarnas, tenaga medis, TNI/Polri, dan masyarakat setempat. (*)

Sumber: Tribun Ternate
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved