Erupsi Gunung Dukono
Mengenal Dukono, Gunung Api Aktif di Halut yang Terus Erupsi: Lokasi hingga Sejarah Letusan
Gunung Dukono merupakan salah satu gunung api paling aktif di Indonesia yang berada di Kabupaten Halmahera Utara
Penulis: Iga Almira Rugaya Assagaf | Editor: Iga Almira Rugaya Assagaf
Selain itu, masyarakat di sekitar gunung kerap diminta menggunakan masker saat aktivitas vulkanik meningkat karena abu dapat mengganggu kesehatan pernapasan.
Perjalanan ke Gunung Dukono dari Ternate
Dari Kota Ternate menuju Gunung Dukono, jaraknya diperkirakan mencapai sekitar 170 hingga 200 kilometer, tergantung jalur perjalanan yang digunakan.
Perjalanan dari Ternate biasanya dimulai dengan menyeberang menggunakan kapal cepat atau ferry menuju Pelabuhan Sofifi atau Pelabuhan Sidangoli di Halmahera Barat.
Dari sana, perjalanan dilanjutkan melalui jalur darat menuju Tobelo, ibu kota Kabupaten Halmahera Utara.
Dari Tobelo, perjalanan ke kaki Gunung Dukono dilanjutkan menuju Desa Mamuya yang menjadi salah satu titik awal pendakian.
Waktu tempuh keseluruhan dari Ternate menuju kawasan Gunung Dukono dapat mencapai 6 hingga 8 jam perjalanan.
Meski dikenal eksotis dan memiliki panorama alam khas pegunungan vulkanik, aktivitas pendakian ke Gunung Dukono sangat bergantung pada kondisi vulkanik terkini.
Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) secara rutin mengeluarkan rekomendasi dan radius bahaya yang wajib dipatuhi masyarakat maupun pendaki. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ternate/foto/bank/originals/Dukono-erupsi-8-Mei-2026-pukul-0740-WIT.jpg)