Sabtu, 16 Mei 2026
Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Pemkab Pulau Taliabu

Juli 2026, Dinas Sosial Taliabu Agendakan Operasi Katarak Gratis

Untuk Baksos operasi katarak, Dinas Sosial Pulau Taliabu menerapkan sistem jemput bola dengan turun langsung ke lapangan

Tayang:
Penulis: Laode Havidl | Editor: Munawir Taoeda
TribunTernate.com/Laode Havidl
PROGRAM: Kepala Dinas Sosial Pulau Taliabu Kuraisia Marsaoly. Jika tak ada aral melintang, pihaknya berencana menggelar bakti sosial (baksos) operasi katarak gratis bagi warga lansia pada Juli 2026 mendatang 
Ringkasan Berita:1. Dinas Sosial Pulau Taliabu berencana menggelar baksos operasi katarak gratis bagi warga lansia pada Juli 2026 mendatang
2. Rencana strategis ini telah diusulkan dan mendapat lampu hijau dari Kementerian Sosial (Kemensos) RI
3. Nantinya Kemensos akan memfasilitasi penuh kegiatan ini, termasuk menyediakan seluruh kebutuhan medis hingga mendatangkan dokter spesialis mata

TRIBUNTERNATE.COM, TALIABU - Dinas Sosial Pulau Taliabu, Maluku Utara berencana menggelar bakti sosial (baksos) operasi katarak gratis bagi warga lansia pada Juli 2026 mendatang.

Rencana strategis ini telah diusulkan dan mendapat lampu hijau dari Kementerian Sosial (Kemensos) RI.

Nantinya Kemensos akan memfasilitasi penuh kegiatan ini, termasuk menyediakan seluruh kebutuhan medis hingga mendatangkan dokter spesialis mata.

"Pak Menteri merespons baik. Kami sudah berkoordinasi dengan Dirjen dan Direktorat Lansia untuk mempersiapkan baksos operasi katarak di Pulau Taliabu, "ujar Kepala Dinas Sosial Pulau Taliabu Kuraisia Marsaoly, Jumat (15/5/2026).

Baca juga: Perjuangan Guru di Taliabu Lewati Jalan Berlumpur Menuju Sekolah, Imbas Proyek Box Culvert ?

Kolaborasi dengan sentra Palu dan validasi data

Kuraisia, yang juga mantan Kepala Dinas Kesehatan ini menjelaskan, pihaknya telah mengunjungi Sentra Rehabilitasi Sosial di Kota Palu, Sulawesi Tengah.

Tim dari sentra inilah yang nantinya akan mewakili Kemensos untuk mengeksekusi baksos.

Saat ini, Dinas Sosial tengah fokus merampungkan dan memvalidasi data calon pasien.

Dari hasil skrining awal, tercatat ada 326 lansia yang terdeteksi menderita katarak dengan berbagai tingkat keparahan.

Jemput bola, targetkan 500 pasien di 71 desa

Dinas Sosial Pulau Taliabu menargetkan jumlah data tersebut bisa berkembang hingga 500 orang.

Pasalnya data 326 lansia yang ada saat ini baru mencakup 41 desa, sehingga masih ada 30 desa lagi yang belum tercover dari total 71 desa.

Untuk mengejar target tersebut, Dinas Sosial Pulau Taliabu menerapkan sistem jemput bola dengan turun langsung ke lapangan.

1. Aksi lapangan: Kuraisia bersama staf dan tim dokter mulai menyisir desa-desa, diawali dari wilayah selatan.

2. Tujuan skrining: Selain mendeteksi penderita baru, validasi ini bertujuan untuk memperbaiki data Desil (tingkat kesejahteraan) warga.

Pembaruan data agar tepat sasaran

Kuraisia membeberkan bahwa dari 326 data awal, sebanyak 146 orang di antaranya masih terdaftar dalam Desil 6–10 (kategori mampu).

Oleh karena itu, pembaruan data sangat krusial agar masyarakat yang benar-benar membutuhkan bisa masuk ke Desil 1–5 sehingga berhak menerima bantuan.

"Ini wajib kami cek langsung ke lapangan agar dilakukan pembaruan data."

"Dengan begitu, mereka bisa masuk dalam Desil 1-5 dan layak mendapatkan operasi katarak gratis ini, "tegasnya.

Baca juga: Razia KRYD, Polsek Siap Gela Taliabu Sita 103 Botol Cap Tikus dari Rumah Warga Desa Jorjoga

Mengapa program ini penting?

Program operasi katarak gratis ini menjadi sangat krusial bagi masyarakat.

Sebab hingga saat ini, fasilitas kesehatan di wilayah tersebut belum memiliki perlengkapan medis yang memadai maupun dokter spesialis mata khusus katarak. (*)

Sumber: Tribun Ternate
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved