Graal Taliawo
Tinjau KNMP Desa Bajo, Dr. Graal: Nelayan Maluku Utara Harus Mandiri, Berdaya Saing dan Sejahtera
Kedatangan Dr. Graal di Sula dalam rangka mengawasi beberapa kebijakan Pempus seperti ruas jalan nasional hampir mengelilingi setengah Pulau Sulabesi
"Kendala utama yang dorang hadapi dalam pembangunan ini adalah pasang surut air laut, "jelas lulusan Doktoral Ilmu Politik UI.
Kendala tersebut menurutnya adalah tantangan tersendiri bagi pembangunan di daerah kepulauan.
Perlu diketahui, kawasan Desa Bajo berada di wilayah laut. Pembangunan KNMP harus mengikuti kondisi pasang surut air laut.
"Dong hanya maksimal bekerja, utamanya pengerjaan fondasi, ketika air surut. Ini tentu akan memakan waktu."
"Para pekerja dorang sampaikan tetap berupaya mengoptimalkan pembangunan bisa selesai tepat waktu meski berhadapan dengan tantangan yang ada, "tambah Dr. Graal.
KNMP: kebijakan komprehensif mendukung kehidupan nelayan
KNMP sendiri adalah kebijakan KKP yang komprehensif untuk mendukung kehidupan nelayan sekaligus menciptakan ekosistem perikanan mulai dari hulu hingga hilir. Nelayan kini tidak berjuang sendirian menghadapi “gelombang”.
Kata Dr. Graal, “Dulu kebijakan KKP untuk nelayan cenderung bersifat parsial. Distribusi sarana dan prasarana melaut seperti body fiber, alat tangkap, dan lainnya. Implementasinya kurang membuahkan hasil dan tidak sedikit yang salah sasaran.
Lalu tercetuslah program KNMP ini dari Pak Menteri Trenggono. Sifat dukungannya lebih menyeluruh bagi nelayan mulai dari dermaga, alat tangkap, armada kapal/perahu, Stasiun Pengisian Bahan Bakar Nelayan (SPBN), bengkel nelayan, cold storage, balai pelatihan bahkan hingga sentra kulinernya.”
Menurutnya, program ini perlu kita dukung karena tujuan yang hendak dicapai begitu baik dan bisa bermanfaat luas untuk kesejahteraan masyarakat nelayan pun masyarakat di sekitar.
Ia menyampaikan bahwa salah satu contoh sukses adalah KNMP di Samber Binyeri di Biak Numfor, Papua yang berhasil meningkatkan pendapatan nelayan secara signifikan mencapai 89 persen.
Dukungan juga datang dari masyarakat nelayan. “Kami menyambut baik program Pemerintah Pusat Kampung Nelayan Merah Putih ini. Harapannya bisa bantu tong pe perbaikan kesejahteraan secara utuh. Warga antusias sekali dan menanti pembangunan selesai tepat waktu,” kata seorang warga.
Warga lain menambahkan, “Selama ini kitong tara pernah dapa bantuan dari Pemerintah. Kali ini kitong pe desa maso jadi Kampung Nelayan Merah Putih, tong sangat bersyukur dan berharap ini bisa bantu kitong pe kehidupan ke depan.”
Dr. Graal juga meminta Pemerintah Daerah (Kabupaten/Kota dan Provinsi) tetap aktif mengusulkan desa-desa yang potensial untuk menjadi KNMP pada periode pendaftaran berikutnya.
Baca juga: Telkomsel Gelar Fun Run, Dorong Gaya Hidup Sehat dan Pemanfaatan Teknologi Digital di Ternate
Seperti usulan sebelumnya, ia ikut membantu memberi dukungan secara politik ke Pak Menteri Trenggono untuk atensi kuota KNMP di Maluku Utara.
"Ke depan, saya selalu terbuka untuk berkolaborasi dengan Pemda melalui dukungan secara politik yang bisa saya lakukan kepada KKP."
"Kitong mesti gabung jurus untuk mewujudkan kepentingan masyarakat Maluku Utara. Nelayan Maluku Utara harus mandiri, berdaya saing, dan sejahtera, "tutup pegiat Politik Gagasan ini dengan jelas. (*)
| Graal Taliawo Gandeng Investor Tiongkok, Dorong Perikanan dan Pertanian Malut |
|
|---|
| Mudik Antarpulau di Maluku Utara Selalu Ramai, KSOP dan Pelindo Diminta Tingkatkan Pelayanan |
|
|---|
| Graal Taliawo: Perda Masyarakat Adat Penting untuk Lindungi Hak Ulayat di Maluku Utara |
|
|---|
| Dr. R. Graal Taliawo Sosialisasi Empat Konsensus Negara Indonesia di SMA Negeri 1 Halmahera Tengah |
|
|---|
| Dorong Sinergi Balai Kementerian, Graal Taliawo: Pembangunan Maluku Utara Harus Berdasar Prioritas |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ternate/foto/bank/originals/Anggota-DPD-RI-Dapil-Maluku-Utara-Dr-R-Graal-Taliawo-SSos-MSi.jpg)