Selasa, 9 Juni 2026
Halmahera Timur
Halmahera Timur Berbenah Menuju Transformasi Kemajuan

Graal Taliawo

Mudik Antarpulau di Maluku Utara Selalu Ramai, KSOP dan Pelindo Diminta Tingkatkan Pelayanan

Menurut Graal, lonjakan penumpang saat musim mudik merupakan fenomena yang terjadi setiap tahun khususnya diwilayah kepulauan seperti Maluku Utara

Tayang:
Penulis: Randi Basri | Editor: Munawir Taoeda
Tribunternate.com/ Nurhidayat Hi Gani
MUDIK: Suasana Mudik Lebaran 2023 di Pelabuhan Kupal, Kecamatan Bacan, Maluku Utara. Graal Taliawo: mudik antarpulau di Maluku Utara selalu ramai, KSOP dan Pelindo diminta tingkatkan pengawasan 

Ringkasan Berita:1. Mudik antarpulau di Maluku Utara selalu ramai, KSOP dan Pelindo diminta tingkatkan pengawasan
2. Pentingnya mitigasi alur penumpang serta pengawasan ketat terhadap sistem tiket untuk mencegah praktik penumpang gelap
3. Menurut Graal, lonjakan penumpang saat musim mudik merupakan fenomena yang terjadi setiap tahun

TRIBUNTERNATE.COM, TERNATE - Mudik antarpulau di Maluku Utara selalu ramai, KSOP dan Pelindo diminta tingkatkan pengawasan.

Perihal itu disampaikan Anggota DPD RI Dapil Maluku Utara Graal Taliawo kepada Tribunternate.com, Selasa (10/3/2026).

Selian itu ia juga meminta KSOP dan Pelindo untuk segera melakukan langkah antisipasi dini menghadapi lonjakan penumpang.

"Saya minta kepada instansi di bidang perhubungan, khususnya di Maluku Utara, harus serius mempersiapkan berbagai skenario untuk mengatasi peningkatan mobilitas masyarakat selama libur lebaran, "tegas Graal Taliawo.

Baca juga: Musrenbang Wasile Haltim, Desa Diminta Input Usulan Program Secara Rinci di SIPD

Menurut Graal, lonjakan penumpang saat musim mudik merupakan fenomena yang terjadi setiap tahun.

Karena itu, pengalaman dari tahun-tahun sebelumnya harus menjadi pelajaran bagi seluruh pihak terkait untuk menyiapkan sistem pengaturan penumpang yang lebih baik.

Selain itu, pentingnya mitigasi alur penumpang serta pengawasan ketat terhadap sistem tiket untuk mencegah praktik penumpang gelap.

Penegakan aturan di atas sangat krusial demi menjaga keselamatan perjalanan laut, terutama di wilayah kepulauan seperti Maluku Utara.

"Setiap penumpang harus tercatat resmi melalui tiket, sehingga tidak ada lagi praktek pembelian tiket sembunyi-sembunyi dan lain sebagainya, "kata Graal.

Praktik penumpang gelap tidak boleh lagi terjadi karena sangat berkaitan dengan keselamatan dan kenyamanan. 

"Seluruh instansi yang terlibat dalam pengelolaan transportasi laut harus bekerja maksimal untuk memastikan perjalanan selama libur lebaran berlangsung aman dan tertib, "tuturnya.

Ditambah koordinasi lintas instansi menjadi kunci penting dalam memastikan kelancaran arus mudik.

"Hal ini ia sampaikan setelah kunjungannya ke Pelabuhan Bastiong dan Pelabuhan Ahmad Yani Ternate baru-baru ini."

"Yang mana di sana ia melihat masih banyak infrastruktur/fasilitas yang harus diperbaiki, "ungkapnya.

Karena itu Graal meminta PT Pelindo sebagai pengelola pelabuhan untuk segera melakukan pembenahan fasilitas, terutama jelang mudik lebaran.

Sumber: Tribun Ternate
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved