Erupsi Gunung Dukono
BREAKING NEWS: Gunung Dukono Erupsi, Semburkan Kolom Abu Setinggi 1,3 Kilometer
PVMBG mencatat erupsi tersebut terekam pada seismogram dengan amplitudo maksimum 34 milimeter dan durasi 43,67 detik
Dalam beberapa tahun terakhir, Gunung Dukono tercatat terus mengalami erupsi dengan intensitas yang fluktuatif.
Erupsi biasanya berupa semburan abu vulkanik setinggi ratusan hingga ribuan meter dari kawah utama.
Pada erupsi sebelumnya, hujan abu sempat berdampak pada sejumlah desa di sekitar Kecamatan Galela dan Tobelo.
Aktivitas penerbangan di wilayah Maluku Utara juga beberapa kali mendapat peringatan akibat sebaran abu vulkanik.
Selain itu, masyarakat di sekitar gunung kerap diminta menggunakan masker saat aktivitas vulkanik meningkat karena abu dapat mengganggu kesehatan pernapasan.
Perjalanan ke Gunung Dukono dari Ternate
Dari Kota Ternate menuju Gunung Dukono, jaraknya diperkirakan mencapai sekitar 170 hingga 200 kilometer, tergantung jalur perjalanan yang digunakan.
Perjalanan dari Ternate biasanya dimulai dengan menyeberang menggunakan kapal cepat atau ferry menuju Pelabuhan Sofifi atau Pelabuhan Sidangoli di Halmahera Barat.
Dari sana, perjalanan dilanjutkan melalui jalur darat menuju Tobelo, ibu kota Kabupaten Halmahera Utara.
Dari Tobelo, perjalanan ke kaki Gunung Dukono dilanjutkan menuju Desa Mamuya yang menjadi salah satu titik awal pendakian.
Waktu tempuh keseluruhan dari Ternate menuju kawasan Gunung Dukono dapat mencapai 6 hingga 8 jam perjalanan.
Meski dikenal eksotis dan memiliki panorama alam khas pegunungan vulkanik, aktivitas pendakian ke Gunung Dukono sangat bergantung pada kondisi vulkanik terkini.
Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) secara rutin mengeluarkan rekomendasi dan radius bahaya yang wajib dipatuhi masyarakat maupun pendaki. (*)
| BREAKING NEWS: Gunung Dukono di Halut Kembali Erupsi, Tinggi Kolom Abu Capai 3.400 M di Atas Puncak |
|
|---|
| Sudah Pastikan Kondisi Gunung Dukono Halut sebelum Mendaki, Anak Esa: Erupsi Terjadi Mendadak |
|
|---|
| Ungkap Kronologi Erupsi Gunung Dukono Halut, Anak Esa: Timo Peluk Shanin saat Batu Besar Jatuh |
|
|---|
| Akademisi Malut : Pendakian Gunung Dukono Terlalu Bebas karena Minim Pengawasan Pemda |
|
|---|
| Polisi Kantongi 2 Nama Calon Tersangka Kasus Meninggalnya Wisatawan di Gunung Dukono Halut |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ternate/foto/bank/originals/dukono-erupsi-selasa-2-juni-2026_32.jpg)