Temuan Potongan Kaki
Dinkes Ternate: Limbah Medis Amputasi Bisa Dikubur atau Dimusnahkan Sesuai Kesepakatan
Dinkes Kota Ternate menegaskan bahwa penanganan limbah medis bekas amputasi dikembalikan pada standar operasional prosedur (SOP) rumah sakit
Penulis: M Julfikram Suhadi | Editor: Sitti Muthmainnah
TRIBUNTERNATE.COM, TERNATE-- Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Ternate menegaskan bahwa penanganan limbah medis bekas amputasi dikembalikan pada standar operasional prosedur (SOP) rumah sakit dan kesepakatan dengan keluarga pasien.
Penanggung jawab kesehatan lingkungan Dinkes Ternate, Amrul Daga, menjelaskan pihaknya hanya mengangkut limbah medis amputasi jika keluarga pasien tidak melakukan pemakaman.
“Kalau keluarga mau dikuburkan, rumah sakit wajib menyerahkan berdasarkan kesepakatan kedua belah pihak. Kalau tidak, barulah kami angkut untuk dimusnahkan,” kata Amrul, Jumat (29/8/2025).
Baca juga: Sosok AKBP Hendra Gunawan: Perjalanan Karier dari Akpol hingga Pimpin Polres Halmahera Selatan
Amrul menegaskan sebelum pengangkutan, rumah sakit wajib melakukan sterilisasi.
“SOP kami jelas, mulai dari sterilisasi di rumah sakit, lalu diangkut menggunakan armada khusus, sampai dimusnahkan,” ujarnya.
Meski begitu, Amrul mengakui pernah terpaksa menggunakan mobil open cup yang ditutup terpal untuk mengangkut limbah karena kendaraan khusus mengalami kerusakan.
Terkait biaya, Amrul menyebut pengangkutan limbah medis dari rumah sakit saat ini dibebankan Rp14 juta per bulan, sementara 11 puskesmas di Ternate tidak dipungut biaya. Dana tersebut digunakan untuk BBM hingga honor petugas.
Namun, pembayaran honor petugas kerap bermasalah.
“Honor delapan bulan belum dibayar, baru Agustus ini cair lima bulan saja,” ungkapnya.
Amrul juga menegaskan, dana operasional belum masuk dalam Pendapatan Asli Daerah (PAD).
“Yang penting limbah medis terangkut dan dimusnahkan. Kalau nanti ada izin, baru bisa masuk PAD,” jelasnya.
Temuan Potongan Kaki di Tempat Sampah
Polsek Ternate Selatan mengungkap kronologi penemuan potongan kaki di tempah sampah, tepat samping Hotel Bela, Kelurahan Jati, Kecamatan Ternate Selatan, Kota Ternate, Maluku Utara, Kamis (28/8/2025).
Menurut Kapolsek Ternate Selatan, IPDA Fatmawati Sukur, kejadian terjadi sekitar pukul 06.30 WIT.
Saat itu, pertugas kebersihan selaku saksi 1 sedang mengangkut sampah di tempat sampah dan mengangkat 1 buah tas plastik hitam berukuran sedang.
Kemudian, saksi 2 yang berada di atas bak mobil sampah kemudian merobek tas plastik tersebut dan menemukan potongan kaki manusia yang dibungkus dengan tas plastik kuning.
Reaksi Warga Jati Ternate Selatan Terkait Penemuan Potongan Kaki di Tempat Sampah |
![]() |
---|
Fakta Lengkap Penemuan Potongan Kaki di Ternate: Penjelasan Polisi Hingga RSUD Chasan Boesoirie |
![]() |
---|
Lurah Jati Arafik Gapang Apresiasi Penanganan Polisi atas Penemuan Potongan Kaki di Ternate |
![]() |
---|
Temuan Potongan Kaki Bukan Kasus Kriminal, Kapolres Ternate Minta Warga Bijak Gunakan Medsos |
![]() |
---|
Buang Potongan Kaki Pasien Amputasi di Tempat Sampah, Identitas Ojek di Ternate Ditelusuri Polisi |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.