Demo DPRD
Kapolres Ternate Peringatkan Massa Aksi: Jangan Sentuh Mako dan Fasilitas Publik
Kapolres Ternate, AKBP Anita Ratna Yulianto, mengingatkan massa aksi untuk tidak menyentuh Markas Komando (Mako) Polres dan merusak fasilitas publik
Penulis: Randi Basri | Editor: Sitti Muthmainnah
TRIBUNTERNATE.COM, TERNATE - Kapolres Ternate, AKBP Anita Ratna Yulianto, mengingatkan massa aksi untuk tidak menyentuh Markas Komando (Mako) Polres dan merusak fasilitas publik.
Hal ini ditegaskan AKBP Anita saat mengawal aksi unjuk rasa di Depan Kantor DPRD Ternate, Senin (1/9/2025).
Dikatakan Anita, perintah dari Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, semua jajaran untuk dalam posisi bertahan hingga aksi kemarin di Jakarta dan kota lainnya.
Baca juga: Ojol dan Mahasiswa Ternate Turun ke Jalan Tolak Tunjangan DPR dan Usut Kematian Affan Kurniawan
"Sampai kemarin kita (kepolisian) dalam posisi bertahan, bisa lihat sendiri dimana kita bertahan dan Mako diluar sana hancur. Jadi perintah Bapak Kapolri itu adalah Mako sebagai marwah kepolisian sampai titik darah penghabisan harus dipertahankan masing-masing anggota," tegas Anita.
AKBP Anita mengingatkan, kawan-kawan yang berdemonstrasi agar berorasi dengan baik, dan pihaknya akan mengawal jalannya penyampaian aspirasi tersebut.
"Tapi tidak dengan cara melakukan penyerangan itu lain cerita lagi karena ada undang-undang yang mengatur," katanya.
Begitu juga, lanjut AKBP Anita, akan menindak tegas para oknum yang merusak fasilitas publik.
Selain itu anggota Kepolisian khususnya intel telah melakukan penggalangan dan sudah menghimbau tidak boleh adanya pengrusakan fasilitas umum.
"Jika pengrusakan dan anarkis terjadi kami tindak tegas itu wajib hukumnya. Dan warga disini juga sudah berkomitmen, boleh saja berorasi menyampaikan aspirasi, tetapi apabila anarkis maka warga akan turun membantu kepolisian," ujarnya.
Baca juga: Kapolres Ternate Pastikan Aksi Unjuk Rasa Berlangsung Kondusif
Sebagai informasi dalam pengamanan ini ada sebanyak 800 aparat gabungan TNI-POLRI yang diturunkan, dengan rincian 300 dari Polres, 100 dari Brimob Polda Malut, 30 dari Samapta Polda, dan 150 personel TNI.
Mereka menjaga di beberapa titik lokasi yang menjadi rute aksi yakni di jalur Bandara dimana sudah ditempatkan 1 peleton Dalmas dan Brimob. Kemudian Dalmas awal sebanyak 15 orang dan 20 orang TNI AL.
Di Mako Polres Ternate juga disiapkan 55 orang anggota Polres Ternate dan dibantu 30 orang anggota Kodim. Sementara di Kantor DPRD ini ada sebanyak 3 peleton Dalmas kurang lebih 100 orang. 1 Peleton Brimob dan 100 personel TNI Korem. (*)
| Besok Pemuda dan Mahasiswa di Halmahera Selatan Dijadwalkan Aksi Besar-besaran |
|
|---|
| Kapolda Malut Irjen Pol Waris Agono Minta Maaf atas Insiden Demo Halsel, Siap Evaluasi Pengamanan |
|
|---|
| Kasi Intel Kejari Taliabu Harry Arfhan Minta Maaf, Buntut Usir Wartawan dan Aparat Saat Unjuk Rasa |
|
|---|
| Diduga Tiru Pernyataan Ahmad Sahroni, Anggota DPRD Halmahera Selatan dari PDI-P Tuai Sorotan |
|
|---|
| Kena Pukulan Pentungan Aparat Saat Unjuk Rasa, Aisun Salim Lapor ke Polres Halmahera Selatan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ternate/foto/bank/originals/Kapolres-Kota-Ternate-Maluku-Utara-AKBP-Anita-Ratna-Yulianto-demo.jpg)